Kuliah Kerja Nyata

Usung Tema Tradisional Nusantara, KKN UPGRIS Kelompok 2 Angkat Inovasi UMKM Gondoriyo di Expo Bergas

Avatar photo
5
×

Usung Tema Tradisional Nusantara, KKN UPGRIS Kelompok 2 Angkat Inovasi UMKM Gondoriyo di Expo Bergas

Sebarkan artikel ini
WhatsApp-Image-2026-08-30-at-6.43.19-AM

BERGAS — Kelompok 2 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang mengabdi di Desa Gondoriyo sukses menarik perhatian pengunjung dalam acara Expo KKN tingkat Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Dengan mengusung tema “Tradisional Nusantara”, stand Kelompok 2 tidak hanya menampilkan estetika budaya, tetapi juga menonjolkan berbagai inovasi produk unggulan desa setempat.

Dalam pameran ini, mahasiswa KKN memamerkan hasil pendampingan dan pengembangan produk UMKM lokal, salah satunya adalah Keripik Talas milik Ibu Sulastri dari Dusun Setro. Produk yang sebelumnya hanya memiliki varian rasa original (asin gurih) tersebut kini telah dikembangkan menjadi berbagai varian kekinian, seperti sapi panggang dan pedas manis. Selain itu, turut dipasarkan pula keripik pisang dan minuman segar dari UMKM Es Dawet Panji yang memikat antusiasme pengunjung expo.

Inovasi lain yang menjadi sorotan adalah produk dari divisi kesehatan buatan mahasiswa KKN, yaitu sabun organik berbahan dasar alami dari ekstrak daun pandan dan jeruk nipis.

Zulian Farhan Afindo, selaku Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN UPGRIS Kelompok 2, menjelaskan bahwa konsep expo ini dirancang untuk mengangkat potensi lokal secara menyeluruh. “Kami ingin tema Tradisional Nusantara ini tidak sekadar dekorasi, tapi benar-benar mencerminkan kekayaan Desa Gondoriyo. Lewat inovasi rasa baru pada keripik talas Ibu Sulastri serta pembuatan sabun organik, kami berharap UMKM lokal bisa lebih bersaing dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasaran,” ungkap Zulian.

Selain pameran produk, stand Kelompok 2 juga menghadirkan interaksi menarik bagi pengunjung melalui permainan spinner serudan fasilitas frame photobooth.

Keberhasilan pameran ini juga tak lepas dari kolaborasi aktif masyarakat desa. Ibu Sulastri selaku Pemilik UMKM Keripik Talas mengapresiasi terobosan yang dibawa oleh mahasiswa. “Alhamdulillah, berkat dibantu inovasi rasa oleh teman-teman KKN, keripik talas saya jadi lebih menarik dan semakin banyak yang suka saat expo. Harapannya, inovasi ini bisa terus kami lanjutkan ke depannya,” tuturnya.

Kemeriahan expo tingkat kecamatan ini semakin lengkap dengan penampilan kesenian daerah perwakilan dari Desa Gondoriyo, yakni pentas seni Turonggo Mudho Laras dari Dusun Setro yang sukses memukau para penonton. Melalui kolaborasi antara inovasi produk dan pelestarian budaya ini, KKN UPGRIS Kelompok 2 berharap dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi warga Desa Gondoriyo.

  • Agustiningtyas Dyahretno Supriyani
  • Mahasiswa Program Studi Informatika, Universitas PGRI Semarang
  • dyahretnosupriyani@gmail.com
  • 087723080355
  • WhatsApp-Image-2026-08-31-at-10.57.39-AM
    WhatsApp-Image-2026-08-31-at-10.57.39-AM
  • Setuju
Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id