Kuliah Kerja Nyata

Bekali Generasi Muda Hadapi Banjir, KKN UPGRIS Kelompok 50 Gelar Edukasi Mitigasi Bencana di SMP 1 Gubug

Avatar photo
3
×

Bekali Generasi Muda Hadapi Banjir, KKN UPGRIS Kelompok 50 Gelar Edukasi Mitigasi Bencana di SMP 1 Gubug

Sebarkan artikel ini
BENCANA-BANJIR-KKN-KEL-50

Bekali Generasi Muda Hadapi Banjir, KKN UPGRIS Kelompok 50 Gelar Edukasi Mitigasi Bencana di SMP 1 Gubug

GROBOGANMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 50 Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, kembali melaksanakan program kerja yang berfokus pada edukasi dan kepedulian terhadap lingkungan. Kali ini, mahasiswa KKN Kelompok 50 mengadakan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai mitigasi ben cana banjir kepada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gubug. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan generasi muda dalam menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekitar.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan suasana yang interaktif agar siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga memahami langkah-langkah yang dapat dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana banjir. Mahasiswa KKN Kelompok 50 memberikan pemahaman sederhana mengenai pengertian banjir, faktor-faktor yang dapat menyebabkan banjir, dampak yang ditimbulkan, serta pentingnya menjaga lingkungan sebagai salah satu upaya mengurangi risiko bencana. Penyampaian materi disesuaikan dengan usia siswa sehingga lebih mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga mengajak siswa untuk mengenali berbagai tindakan sederhana yang dapat dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan. Siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengetahui kondisi lingkungan sekitar, memperhatikan informasi peringatan bencana, menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, serta mengetahui tempat yang lebih aman ketika terjadi banjir. Edukasi ini diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa mitigasi bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petugas kebencanaan, tetapi juga membutuhkan peran masyarakat, termasuk pelajar.

Para siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gubug terlihat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Interaksi antara mahasiswa KKN dan siswa berlangsung cukup aktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi mengenai pengalaman maupun kondisi lingkungan yang berkaitan dengan banjir. Melalui diskusi tersebut, mahasiswa berusaha mengajak siswa untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal maupun sekolah. Siswa juga didorong untuk memahami bahwa tindakan kecil seperti menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah ke saluran air dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan risiko banjir.

Selain memberikan sosialisasi secara langsung, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 50 juga melakukan penempelan poster edukasi mitigasi bencana banjir pada mading kelas SMP Negeri 1 Gubug. Poster tersebut berisi informasi dan pesan-pesan penting mengenai kesiapsiagaan menghadapi banjir. Penempelan poster dilakukan agar informasi yang telah disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dapat terus dilihat dan diingat oleh para siswa. Mading kelas dipilih sebagai salah satu media edukasi karena berada di lingkungan sekolah yang mudah dijangkau dan dapat menjadi sumber informasi bagi siswa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KKN UPGRIS Kelompok 50 dalam menjalankan program kerja yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, khususnya dalam bidang edukasi kebencanaan. Mahasiswa berharap pengetahuan yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi saja, tetapi dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari dan disampaikan kembali kepada keluarga maupun lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan edukasi mitigasi bencana banjir ini, KKN UPGRIS Kelompok 50 Desa Kuwaron berupaya menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan tanggap terhadap potensi bencana. Dengan mengenali risiko, memahami langkah kesiapsiagaan, serta menjaga lingkungan bersama, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi bencana dan mengurangi dampak yang mungkin ditimbulkan.

 

  • TIM KKN KELOMPOK 50 Muhamad Iqbal Wicaksono, Muhamad Rendi Anjar Afiyanto, Muhamad Rizki Abdilah, Muhamad Rizwanda, Muhamad Ryan Rahmawan, Muhammad Afi Aniq Fahmi, Utsman Hada Nakhsya, Wardatul Aisyah, Widia Rahma Pangesti, Widya Putri Febriyanti, Widya Rahma Maulida, Widya Rizky Febrianasari, Widya Tasya Bella Akhirunnisa, Wijayanti Hidayatolah, Yan Atika Rahma, Yemima Christy Hanjaya
  • KKN UPGRIS Kelompok 50 merupakan kelompok mahasiswa Universitas PGRI Semarang yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, dengan mengusung semangat “KKN UPGRIS Berdampak”. Selama pelaksanaan KKN, Kelompok 50 aktif terlibat dalam berbagai kegiatan bersama masyarakat, pemerintah desa, sekolah, PKK, Posyandu, karang taruna, serta pelaku UMKM. Berbagai program dilaksanakan dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, keagamaan, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, seperti bimbingan belajar, kegiatan mengaji, edukasi PHBS, pendampingan Posyandu, keterlibatan dalam kegiatan PKK dan olahraga desa, hingga membantu promosi produk UMKM lokal. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 50 berupaya menerapkan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi sekaligus membangun kolaborasi dengan masyarakat untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, sesuai kebutuhan, dan memberikan dampak positif bagi Desa Kuwaron.
  • kknupgriskuwaron50@gmail.com
  • 0882007639121
  • Pembayaran-Berita-KKN-UPGRIS-KEL-50_BENCANA
    Pembayaran-Berita-KKN-UPGRIS-KEL-50_BENCANA
  • Setuju
Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id