Kuliah Kerja Nyata

Susu Perah Melimpah, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Warga Srandil Sulap Susu Jadi Yogurt Bernilai Jual

Avatar photo
10
×

Susu Perah Melimpah, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Warga Srandil Sulap Susu Jadi Yogurt Bernilai Jual

Sebarkan artikel ini

Dusun Srandil, Desa Sepakung, dikenal sebagai salah satu sentra susu perah. Namun selama ini hasil ternak warga sebagian besar hanya dijual dalam bentuk susu segar dengan harga rendah dan fluktuatif. Menjawab persoalan itu, mahasiswa KKN Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) ke 22 UIN Walisongo Semarang Posko 62 menggelar sosialisasi dan demonstrasi pembuatan yogurt susu perah pada Minggu Pahing, 23 Agustus 2026, pukul 14.00 WIB, bersamaan dengan acara rutin PKK Dusun Srandil.

Kegiatan yang diikuti 66 peserta ini digagas sebagai solusi diversifikasi produk, mengingat yogurt lebih tahan lama dan bernilai jual lebih tinggi dibanding susu segar.

Materi mengenai manfaat kesehatan yogurt, proses fermentasi, dan peluang usahanya disampaikan oleh Indah Kheisabila. Sementara demonstrasi pembuatan yogurt, mulai dari pemanasan susu, penambahan starter, hingga proses fermentasi, dipandu langsung oleh Cayani Darabinta di hadapan peserta. Keduanya merupakan anggota Divisi Ekonomi Kreatif KKN MIT 22 Posko 62.

Warga juga diperkenalkan pada contoh pengemasan produk sebagai gambaran ide usaha rumahan. Sesi tanya jawab digelar untuk menjawab rasa penasaran peserta soal takaran bahan, lama fermentasi, hingga cara memasarkan yogurt buatan sendiri. Sebagai penutup, panitia membagikan produk yogurt jadi kepada seluruh peserta sebagai testimoni langsung.

Rahayu, Ibu Kadus Srandil sekaligus tuan rumah kegiatan, mengaku tidak menyangka antusiasme ibu ibu PKK begitu tinggi, terutama yang memiliki anak anak kecil.

“Saya tidak menyangka ibu ibu PKK di sini antusias sekali, apalagi yang punya anak anak kecil. Semoga ilmu yang dibagikan hari ini bermanfaat dan menjadi peluang usaha baru bagi ibu ibu rumah tangga di Srandil,” ujar Rahayu.

Erna, anggota PKK Dusun Srandil, menyampaikan hal senada. Ia berterima kasih atas ilmu yang dibagikan sepanjang sosialisasi.

“Terima kasih banyak untuk ilmu yang bermanfaat ini. Semoga ke depannya kami bisa mempraktikkan sendiri pembuatan yogurt di rumah masing masing,” kata Erna.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari program kerja pemberdayaan ekonomi masyarakat KKN MIT 22 Posko 62 di Desa Sepakung, yang dirancang agar tidak berhenti pada sosialisasi semata, melainkan berlanjut menjadi usaha produktif yang dikelola warga secara mandiri. Mahasiswa KKN pun berencana melakukan pendampingan lanjutan, mulai dari standar produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran sederhana, agar potensi susu perah Srandil benar benar terwujud menjadi peluang usaha baru bagi warga.

 

  • TIM KKN MIT 22 POSKO 62
  • KKN MIT 22 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
  • darabinta89@gmail.com
  • 085640457146
  • IMG_7082
    IMG_7082
    bukti pembayaran berita KKN MIT 22 POSKO 62
  • Setuju
Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id