ArtikelOpini

Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Muda

Avatar photo
129
×

Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

NEWSFEED.ID, Pamulang — Di era media sosial sekarang, istilah FOMO atau Fear of Missing Out makin sering muncul di kehidupan anak muda. FOMO adalah rasa takut ketinggalan tren, informasi, atau pengalaman yang lagi dialami orang lain. Kehadiran media sosial kayak Instagram, TikTok, dan X bikin orang bisa terus memantau aktivitas orang lain hampir setiap saat.

Generasi muda jadi kelompok yang paling gampang terkena FOMO karena hidup mereka dekat banget sama internet. Setiap hari media sosial dipenuhi konten tentang lifestyle, pencapaian, fashion, sampai tempat nongkrong viral. Beberapa penelitian juga nyebutin kalau penggunaan media sosial yang terlalu intens bisa bikin rasa cemas, insecure, dan tekanan sosial meningkat pada generasi muda.

Fenomena FOMO sering kelihatan dari kebiasaan anak muda yang ngerasa harus selalu update tren terbaru supaya gak dianggap “kudet”. Mulai dari ikut challenge TikTok, beli barang viral, sampai datang ke tempat yang lagi hype cuma demi konten atau biar gak ngerasa tertinggal dari circle mereka. Tanpa sadar, kebiasaan ini bikin banyak orang jadi terlalu fokus sama validasi sosial di internet.

Selain berdampak ke kesehatan mental, FOMO juga cukup berpengaruh ke produktivitas. Banyak pelajar atau mahasiswa jadi susah fokus belajar karena terlalu sering buka media sosial buat ngecek update terbaru. Waktu yang harusnya dipakai buat istirahat atau ngerjain tugas malah habis buat scrolling tanpa tujuan. Kalau terus dibiarkan, hal ini bisa bikin stres dan kelelahan emosional.

Padahal sebenarnya media sosial gak selalu buruk. Kalau dipakai dengan bijak, platform digital bisa jadi tempat buat belajar, cari inspirasi, sampai membangun relasi. Yang jadi masalah adalah ketika seseorang mulai terlalu sering membandingkan hidupnya dengan kehidupan orang lain di internet, padahal apa yang ditampilkan di media sosial belum tentu sesuai realita.

FOMO udah jadi bagian dari kehidupan digital generasi muda saat ini. Tekanan buat selalu update dan ikut tren kadang bikin banyak orang lupa buat menikmati hidup mereka sendiri. Karena itu, penting banget buat mulai lebih bijak pakai media sosial, mengurangi kebiasaan compare diri, dan fokus sama kehidupan nyata supaya kesehatan mental tetap terjaga.

Penulis: Dea Suci Muliyanti
Mahasiswa Universitas Pamulang

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id