KENDAL – KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 180 menggelar kegiatan demonstrasi penggunaan sekaligus penyerahan Rocket Stove kepada masyarakat Desa Johorejo, Kabupaten Kendal. (28/08/2026) Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam memperkenalkan sedikit teknologi baru tepat sebagai alternatif pengelolaan sampah organik di lingkungan masyarakat.
Permasalahan sampah rumah tangga, khususnya sampah organik seperti daun kering, ranting, dan sampah rumah rangga masih menjadi salah satu persoalan di lingkungan pedesaan. Pembakaran secara terbuka dapat menghasilkan asap dan mencemari udara. Oleh karena itu, Rocket Stove diperkenalkan sebagai teknologi sederhana yang memiliki aliran udara lebih terkontrol sehingga proses pembakaran dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan singkat mengenai pengertian, fungsi, keunggulan, dan manfaat Rocket Stove. Alat ini menggunakan ruang bakar dengan aliran udara yang terkontrol sehingga menghasilkan panas yang lebih tinggi dan stabil. Penggunaan Rocket Stove juga diharapkan dapat membantu mengurangi asap, sisa pembakaran, serta volume sampah organik.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi langsung penggunaan Rocket Stove. Mahasiswa mencontohkan cara penggunaannya mulai dari menyiapkan bahan bakar berupa sampah organik, memastikan alat berada di tempat yang aman dan memiliki sirkulasi udara yang baik, memasukkan bahan ke ruang pembakaran, hingga menyalakan api dan menambahkan bahan secara bertahap.
Demonstrasi tersebut dilakukan agar masyarakat bisa memahami cara kerja dan penggunaan Rocket Stove secara langsung. Para tim KKN juga menjelaskan pentingnya untuk selalu memantau proses pembakaran serta memastikan api benar-benar padam setelah digunakan dan alat sudah cukup dingin sebelum dipindahkan.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Masyarakat memperhatikan proses demonstrasi dan turut mengikuti penjelasan yang diberikan oleh tim kkn. Dari kegiatan ini masyarakat desa Johorejo diharapkan dapat memahami bahwa pengelolaan sampah organik dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi sederhana yang lebih efisien.
”Kami sangat berterima kasih atas apa yang sudah dikenalkan dan diberikan rocket stove oleh tim kkn, semoga nantinya masyarakat juga bisa memaksimalkan penggunaan ini dan bisa disebarluaskan agar semua Rt bisa memilikinya.” Ucap Ibu Umi Maslihah selaku Kepala Desa Johorejo.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Rocket Stove kepada masyarakat Desa Johorejo yang diwakili oleh Ibu Umi Maslihah selaku Kepala Desa Johorejo. Penyerahan alat tersebut menjadi bentuk kontribusi tim KKN MIT Uin Walisongo 22 untuk menghadirkan inovasi sederhana yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung lingkungan yang lebih bersih dan mengurangi polusi udara. Manfaat yang diharapkan dari penggunaan Rocket Stove antara lain untuk bisa meminimalkan polusi udara, mempercepat proses pembakaran, mengurangi sisa pembakaran, serta mengurangi volume sampah.
Melalui kegiatan ini KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 180 berharap inovasi tersebut bisa dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Johorejo secara berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah sederhana dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih.
- Tashbita Qorina Hanum
- Mahasiswa program studi manajemen dakwah UIN Walisongo Semarang
- tashbitaqorinah2908@gmail.com
- 081390336909
-
reportase - Setuju













