Berita

KKN-T 116 Unhas Dorong Penataan Informasi Desa melalui Papan Penanda Tokoh Masyarakat

Avatar photo
3
×

KKN-T 116 Unhas Dorong Penataan Informasi Desa melalui Papan Penanda Tokoh Masyarakat

Sebarkan artikel ini
1000386139

Jeneponto —Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 turut memberikan kontribusi dalam mendukung penataan informasi di Desa Arungkeke Pallantikang, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto. Salah satu bentuk kontribusi tersebut diwujudkan melalui pembuatan dan pemasangan papan penanda bagi kepala dusun, tokoh agama, serta sejumlah tokoh dan perangkat penting di lingkungan desa.

Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mahasiswa KKN 116 Unhas dalam membantu meningkatkan kemudahan masyarakat maupun pendatang dalam mengenali dan menemukan tokoh-tokoh yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Desa Arungkeke Pallantikang.

Papan penanda tersebut ditempatkan pada lokasi kediaman atau lingkungan tempat tinggal para tokoh desa, dengan mencantumkan identitas serta jabatan atau peran yang diemban. Kehadiran papan penanda diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan akses kepada kepala dusun, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat tertentu.

Penanggung Jawab Program Kerja, Anugra Atmajaya, menyampaikan bahwa pembuatan papan penanda merupakan salah satu bentuk kontribusi sederhana namun memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami melihat bahwa keberadaan tokoh-tokoh desa sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, kami berinisiatif membuat papan penanda agar masyarakat maupun orang yang datang ke desa dapat lebih mudah mengenali dan menemukan tokoh yang ingin ditemui,” ujarnya.

Selain berfungsi sebagai sarana informasi, pemasangan papan penanda juga menjadi bagian dari upaya penataan lingkungan dan identitas wilayah desa. Dengan adanya penanda yang seragam dan mudah dikenali, masyarakat dapat memperoleh informasi secara lebih cepat tanpa harus terlebih dahulu menanyakan lokasi kediaman tokoh yang bersangkutan.

Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan pemerintah Desa Arungkeke Pallantikang. Pembuatan papan penanda diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama pelaksanaan KKN, tetapi juga dapat terus digunakan dan dirawat oleh masyarakat sebagai salah satu fasilitas informasi desa.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen mahasiswa KKN 116 Unhas untuk menghadirkan program kerja yang sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan, dengan menyesuaikan kebutuhan nyata masyarakat di lokasi KKN.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN 116 Unhas berharap dapat meninggalkan kontribusi yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Arungkeke Pallantikang dalam jangka panjang.

  • Louis Gilbert Hitijahubessy
  • Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Hasanuddin
  • louis.gilbert13@gmail.com
  • 081543003655
  • 1000386182
    1000386182
  • Setuju
Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id