BeritaPendidikan

Mahasiswa KKN Undip Ajak Warga Tambangan Ubah Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

Avatar photo
116
×

Mahasiswa KKN Undip Ajak Warga Tambangan Ubah Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Undip berfoto bersama ibu-ibu PKK Kelurahan Tambangan, Semarang, sambil menunjukkan hasil produk lilin aromaterapi dari minyak jelantah. Pelatihan ini bertujuan mengurangi limbah rumah tangga dan membuka peluang usaha kreatif bagi warga.

NEWSFEED.ID, SEMARANGMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah di RT 02 RW 02, Kelurahan Tambangan, Minggu (10/8/2025). Kegiatan ini bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus membuka peluang usaha kreatif berbasis daur ulang limbah rumah tangga.

Pelatihan yang dilaksanakan di rumah Ketua RT 02 ini diikuti oleh lebih dari 15 peserta dari ibu-ibu PKK. Program ini memadukan aspek lingkungan, kesehatan, dan kewirausahaan, sejalan dengan misi KKN multidisiplin untuk memberikan solusi praktis terhadap permasalahan pengolahan limbah organik di masyarakat.

“Saya ingin mengedukasi warga bahwa minyak jelantah yang biasanya dibuang ternyata bisa diolah menjadi produk bermanfaat dan bernilai jual. Lilin aromaterapi ini tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan,” ujar Erlangga Daffa, selaku koordinator kegiatan.

Kegiatan dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi tentang dampak limbah jelantah terhadap kesehatan dan lingkungan, serta penjelasan dasar mengenai lilin aromaterapi dan manfaatnya. Sesi kedua berupa praktik langsung, di mana peserta diajarkan cara menyaring jelantah, mencampurnya dengan asam stearat sebagai bahan dasar lilin dan minyak aromaterapi, hingga menuangkannya ke cetakan.

Selain itu, tim KKN juga memberikan tips mengenai variasi aroma serta manfaat dari masing-masing minyak aromaterapi. Para peserta tampak antusias, terutama saat diberi penjelasan mengenai manfaat minyak aromaterapi dari bahan-bahan alami seperti serai, lavender, dan kayu manis.

Ketua PKK RT 02, Ibu Etik, yang turut hadir dalam kegiatan, menyambut positif program ini. “Biasanya minyak jelantah hanya dibuang. Kalau bisa diolah jadi produk seperti ini, tentu manfaatnya besar bagi lingkungan dan ekonomi warga,” ujarnya.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN multidisiplin yang berlangsung selama sebulan di Kelurahan Tambangan.

“Harapan kami, keterampilan ini bisa menjadi bekal jangka panjang bagi warga untuk mengelola limbah rumah tangga secara kreatif dan produktif,” tutup Erlangga.

Dengan sinergi antara mahasiswa dan warga RT 02 RW 02 Tambangan, program ini diharapkan mampu menjadi pelopor gerakan ekonomi kreatif berbasis lingkungan di wilayahnya.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id