Pendidikan

Mahasiswa KKN-T UNDIP Edukasi Dampak Limbah Pangan melalui Booklet Digital di PKK RT 04 RW 02 Kelurahan Tambangan

Avatar photo
130
×

Mahasiswa KKN-T UNDIP Edukasi Dampak Limbah Pangan melalui Booklet Digital di PKK RT 04 RW 02 Kelurahan Tambangan

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Undip berfoto bersama salah seorang ibu PKK Kelurahan Tambangan, Semarang, sambil menunjukkan booklet digital. Program ini merupakan edukasi tentang dampak limbah makanan terhadap kesehatan dan lingkungan, yang disampaikan melalui media yang praktis dan mudah diakses.

NEWSFEED.ID, SEMARANGMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro melaksanakan program edukasi mengenai dampak limbah pangan terhadap kesehatan lingkungan dan keluarga melalui penyusunan dan penyebaran booklet digital kepada ibu-ibu PKK RT 04 RW 02 Kelurahan Tambangan, Kabupaten Semarang pada Minggu (10/08/2025). Kegiatan ini diinisiasi sebagai upaya mendorong masyarakat untuk lebih peduli dalam mengelola sisa makanan agar tidak menimbulkan dampak negatif.

Program ini dilatarbelakangi oleh tingginya jumlah limbah pangan rumah tangga yang seringkali luput dari perhatian. Limbah pangan tidak hanya menyebabkan pemborosan, tetapi juga berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan, seperti bau tidak sedap, peningkatan gas metana, serta berkembangnya bakteri yang dapat membahayakan kesehatan keluarga.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN-T UNDIP berinisiatif menghadirkan program edukasi dengan media yang mudah dipahami, praktis, serta dapat diakses berulang kali oleh masyarakat, yaitu melalui booklet digital.

Pelaksanaan program dilakukan dalam bentuk kolaborasi antara dua mahasiswa. Penulis berperan menyusun dan membuat booklet digital yang memuat rangkuman materi, data pendukung, serta solusi praktis terkait pengelolaan limbah pangan.

Setelah selesai disusun, booklet digital kemudian disebarkan melalui WhatsApp Group PKK RT 04 sebagai media pendukung sosialisasi.

Booklet digital berhasil dibagikan kepada seluruh anggota PKK RT 04 RW 02 melalui WhatsApp Group sehingga dapat diakses kapan saja oleh peserta.

Dengan adanya booklet digital ini, informasi dapat dipelajari kembali secara mandiri dan dibagikan kepada anggota keluarga dan pesan edukasi yang disampaikan tidak hanya berhenti pada ibu-ibu PKK, tetapi juga menjangkau seluruh anggota keluarga di rumah masing-masing.

Salah satu anggota PKK RT 04 menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Edukasi ini sangat bermanfaat, apalagi dengan adanya booklet digital yang bisa dibaca kapan saja. Kami bisa membagikan isinya kepada anak-anak dan keluarga agar lebih peduli mengurangi sisa makanan di rumah,” ujarnya.

Meski berjalan baik, program ini juga menghadapi hambatan. Tidak semua peserta terbiasa membaca materi dalam bentuk digital.

Beberapa ibu-ibu PKK mengaku masih memerlukan pendampingan untuk membuka file booklet di ponsel masing-masing. Hal ini kemudian diatasi dengan memberikan penjelasan tambahan mengenai cara mengakses dan membaca booklet digital tersebut.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN-T UNDIP berkomitmen untuk memastikan materi dalam booklet tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat diterapkan oleh anggota PKK RT 04 dalam kehidupan sehari-hari.

Harapannya, edukasi ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sisa makanan, sehingga kesehatan keluarga tetap terjaga dan kualitas lingkungan sekitar semakin baik.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id