BeritaKuliah Kerja Nyata

Mahasiswa KKN Undip Olah Plastik LDPE Jadi Tong Sampah, Edukasi Warga Jaga Ekosistem Perairan

Avatar photo
122
×

Mahasiswa KKN Undip Olah Plastik LDPE Jadi Tong Sampah, Edukasi Warga Jaga Ekosistem Perairan

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Undip berfoto bersama warga dan pemuda karang taruna di Dusun Tumbrep, Batang. Kolaborasi ini dilakukan setelah pembuatan fasilitas tong sampah dari limbah plastik sebagai solusi ganda untuk masalah sampah di desa.

NEWSFEED.ID, BATANG — Permasalahan sampah plastik yang mengancam ekosistem perairan menjadi perhatian serius tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Tim 41 Tahun 2025 di Dusun Tumbrep, Desa . Melalui program kerja terpadu, mereka meluncurkan solusi ganda: membuat fasilitas pembuangan sampah sederhana sekaligus mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan air.

Program ini lahir dari keprihatinan mahasiswa terhadap banyaknya sampah plastik, terutama jenis Low-Density Polyethylene (LDPE) seperti kantong kresek dan plastik pembungkus, yang berpotensi mencemari sungai dan laut di sekitar desa.

“Kami melihat masalahnya ada dua, yaitu kurangnya fasilitas pembuangan sampah di beberapa titik dan rendahnya kesadaran akan dampak sampah tersebut bagi ekosistem perairan,” ujar Andika Kusuma Aji, Koordinator Program Kerja, pada 8 Juli, 2025.

“Karena itu, solusi kami tidak bisa hanya satu. Kami berinisiatif membuat tong sampah dari olahan limbah plastik LDPE sebagai solusi fisik, sekaligus memberikan edukasi agar warga paham mengapa mereka harus membuang sampah pada tempatnya, terutama untuk menjaga sungai/laut yang menjadi bagian dari kehidupan mereka,” terangnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Undip mengajak warga, termasuk para pemuda karang taruna, untuk terlibat langsung dalam pembuatan tong sampah. Proses ini menunjukkan bahwa limbah plastik yang dianggap tidak berguna ternyata dapat diolah kembali menjadi barang yang fungsional.

Di sisi lain, sesi edukasi disampaikan dengan cara yang mudah dipahami, menargetkan berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Materi yang disampaikan mencakup bahaya mikroplastik bagi ikan dan biota laut, pentingnya ekosistem perairan sebagai sumber pangan dan ekonomi, serta cara-cara sederhana untuk mengurangi sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa KKN Undip menunjukkan tong sampah yang dibuat dari olahan limbah plastik LDPE. Inovasi ini adalah bagian dari program pengabdian masyarakat untuk mengatasi pencemaran plastik dan mendorong kesadaran lingkungan.

Kepala RT 03, menyambut baik program yang diinisiasi oleh mahasiswa Undip.

“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik KKN Undip. Masalah sampah ini memang menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Dengan adanya tong sampah baru di beberapa sudut desa dan penyuluhan yang mencerahkan, kami berharap warga menjadi lebih peduli dan lingkungan kami, terutama perairan, bisa lebih bersih dan sehat,” ungkapnya.

Program ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi pemicu perubahan perilaku jangka panjang di tengah masyarakat. Dengan fasilitas yang memadai dan kesadaran yang meningkat, warga Dusun Tumbrep diharapkan dapat secara mandiri menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian ekosistem perairan mereka. Kegiatan ini selaras dengan misi universitas. Ini adalah implementasi nyata dari pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa belajar mengidentifikasi masalah di lapangan dan menciptakan solusi lingkungan yang konkret dan edukatif, sebuah bekal penting bagi mereka sebagai agen perubahan.

 

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id