BeritaPendidikan

Tingkatkan Nilai Guna Tebon Jagung, KKN Kelompok 8 Universitas Boyolali Kenalkan Inovasi Pakan Fermentasi di Desa Sarimulyo

Avatar photo
3
×

Tingkatkan Nilai Guna Tebon Jagung, KKN Kelompok 8 Universitas Boyolali Kenalkan Inovasi Pakan Fermentasi di Desa Sarimulyo

Sebarkan artikel ini

NEWSFEED.ID, BoyolaliKKN Kelompok 8 Universitas Boyolali mengadakan kegiatan edukasi mengenai pemanfaatan tebon jagung sebagai bahan pakan fermentasi di Desa Sarimulyo pada tanggal 16 Agustus 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 40 peserta tersebut melibatkan kelompok tani dan perwakilan Karang Taruna. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memperkenalkan cara mengolah tebon jagung menjadi pakan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pakan ternak.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai potensi tebon jagung sebagai bahan pakan ternak. Tebon jagung yang terdiri dari batang, daun, dan bagian tanaman jagung lainnya memiliki kandungan serat kasar yang cukup tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pakan untuk ternak ruminansia, seperti sapi, kambing, dan domba. Ketersediaan tebon jagung yang cukup banyak pada musim panen menjadi salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat peternak.

Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan proses fermentasi sebagai salah satu cara pengolahan pakan. Fermentasi merupakan proses pengolahan menggunakan mikroorganisme yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan daya simpan pakan. Proses tersebut juga dapat membantu memperbaiki aroma pakan, meningkatkan nafsu makan ternak, serta memperpanjang masa penyimpanan.

Untuk memberikan gambaran yang lebih mudah dipahami, mahasiswa KKN Kelompok 8 turut menampilkan video mengenai tahapan pembuatan pakan fermentasi dari tebon jagung. Melalui video tersebut, peserta dapat melihat secara langsung urutan proses pengolahan, mulai dari persiapan bahan hingga tahap penyimpanan pakan.

Pembuatan pakan fermentasi diawali dengan mencacah tebon jagung sepanjang 3–5 cm. Setelah itu, EM4 Peternakan dan molases dicampurkan ke dalam air. Tebon jagung yang telah dicacah kemudian dihamparkan dan disiram menggunakan larutan tersebut secara merata. Bahan selanjutnya dimasukkan ke dalam wadah plastik atau silo, dipadatkan hingga udara keluar, kemudian ditutup rapat untuk menciptakan kondisi anaerob. Proses tersebut membutuhkan waktu sekitar 14–21 hari hingga pakan siap digunakan.

Selain menjelaskan tahapan pembuatan, mahasiswa juga memberikan informasi mengenai ciri-ciri pakan fermentasi yang berhasil. Pakan yang telah difermentasi dengan baik memiliki aroma asam segar seperti tape, warna hijau kekuningan atau cokelat kehijauan, tidak berjamur, serta tidak memiliki bau busuk. Pakan hasil fermentasi juga perlu diberikan kepada ternak secara bertahap selama beberapa hari agar ternak dapat menyesuaikan diri.

Kegiatan ini mendapat perhatian dari peserta yang hadir. Kelompok tani dan perwakilan Karang Taruna memperoleh pengetahuan baru mengenai alternatif pengolahan tebon jagung yang dapat diterapkan dalam kegiatan peternakan. Penyampaian materi yang disertai video pembuatan diharapkan dapat membantu peserta memahami proses pengolahan secara lebih praktis.

Melalui kegiatan tersebut, KKN Kelompok 8 Universitas Boyolali berharap pemanfaatan tebon jagung dapat dikembangkan oleh masyarakat Desa Sarimulyo menjadi salah satu alternatif pakan ternak. Pengolahan melalui fermentasi juga diharapkan dapat mendukung ketersediaan pakan serta mendorong pemanfaatan hasil pertanian secara lebih efektif dan berkelanjutan.

NoNamaProdiUniversitas
1.Abimanyu Anggoro YektiIlmu KomunikasiUnivesitas Boyolali
2.Aisha Galuh N.APeternakanUniversitas Boyolali
3.Amin Nur HidayatTeknik InformatikaUniversitas Boyolali
4.Anisa Ragil CahyaniTeknik InformatikaUniversitas Boyolali
5.Daffa Fadilla FahmiIlmu HukumUniversitas Boyolali
6.Davin Satri AjiTeknik InformatikaUniversitas Boyolali
7.Gilang Dian SIlmu KomunikasiUniversitas Boyolali
8.Maharsya Risky T.PeternakanUniversitas Boyolali
9.Mannan MaulaTeknik InformatikaUniversitas Boyolali
10.Nur Alfiyatul MukaromahManajemenUniversitas Boyolali
11.Putri Anggraeni MuslimahIlmu HukumUniversitas Boyolali
12.Rifan Adi ErlanggaPeternakanUniversitas Boyolali
13.Siti Marhatus SolehaManajemenUniversitas Boyolali
14.SunarnoIlmu HukumUniversitas Boyolali
15.Rizqi Ma’ruf Aziz P.Ilmu HukumUniversitas Boyolali
16.Charlie WijayaIlmu HukumUniversitas Boyolali

 

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id