Berita

Manfaatkan Minyak Jelantah, Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Pembuatan Lilin Aromaterapi

Avatar photo
3
×

Manfaatkan Minyak Jelantah, Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Pembuatan Lilin Aromaterapi

Sebarkan artikel ini
WhatsApp-Image-2026-08-22-at-01.35.50

Purwosuman, 11 Agustus 2026 — Persoalan limbah minyak jelantah yang hampir setiap hari dihasilkan dari aktivitas memasak rumah tangga mendorong mahasiswa KKN Universitas Diponegoro untuk menghadirkan solusi kreatif. Jika dibuang sembarangan, limbah tersebut berpotensi mencemari saluran air dan tanah, sementara kebiasaan sebagian warga yang menggunakan minyak jelantah secara berulang juga berisiko bagi kesehatan. Menjawab persoalan tersebut, tim KKN menggagas program pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung dalam program kerja multidisiplin ini diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Purwosuman beserta istri selaku Ketua TP PKK Desa Purwosuman, dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dari Tim KKN Universitas Diponegoro, dan ditutup dengan pemaparan program kerja dari Tim KKN Universitas Sebelas Maret. Dalam sesi sosialisasi bertajuk “Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi”, mahasiswa menekankan bahwa program ini tidak berhenti sebatas pelatihan, melainkan juga membuka peluang keberlanjutan usaha bagi warga desa.

Secara garis besar, proses pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dilakukan melalui dua tahapan utama. Tahap pertama adalah penjernihan minyak jelantah, di mana minyak bekas disaring dan diolah menggunakan bahan penjernih hingga diperoleh minyak yang bersih dan bebas dari kotoran maupun bau tidak sedap. Tahap kedua adalah proses pembuatan lilin, di mana minyak jelantah yang telah dijernihkan dicampur dengan bahan pengeras dan pewangi, kemudian dituangkan ke dalam cetakan yang telah dipasangi sumbu hingga akhirnya mengeras menjadi lilin aromaterapi yang siap digunakan.

Peserta sosialisasi turut diajak mempraktikkan langsung seluruh proses tersebut, sehingga dapat merasakan sendiri bagaimana limbah yang semula dianggap tidak berguna dapat disulap menjadi produk bernilai jual dan bermanfaat. Kelancaran penyampaian materi dalam sosialisasi ini turut didukung oleh persiapan yang matang di balik layar. Levina Zahira Yunadwiputri adalah orang yang berperan menyusun materi presentasi (PPT) untuk kegiatan multidisiplin II sekaligus merapikan format tampilannya, sehingga materi sosialisasi dapat disampaikan secara lebih menarik dan mudah dipahami oleh warga.

Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap warga Desa Purwosuman dapat lebih bijak dalam mengelola limbah rumah tangga sekaligus memperoleh keterampilan baru yang berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan di masa mendatang.

  • Levina Zahira Yunadwiputri
  • Levina Zahira Yunadwiputri, Mahasiswi Fakultas Hukum, Program KKN Reguler Periode II Universitas Diponegoro Tahun 2026, Desa Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen.
  • levinayuna@gmail.com
  • 087747089342
  • WhatsApp-Image-2026-08-22-at-02.42.07
    WhatsApp-Image-2026-08-22-at-02.42.07
  • Setuju
Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id