BeritaPendidikan

Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris Siswa melalui Program KKN-T Undip di SD Sriwulan

Avatar photo
135
×

Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris Siswa melalui Program KKN-T Undip di SD Sriwulan

Sebarkan artikel ini
3dffc335-00db-4646-9983-2b75fd1e49d9
Mahasiswa KKN-T IDBU Tim 13 Undip saat mengajar tata bahasa Inggris dasar kepada siswa kelas 4 SD N Sriwulan.

NEWSFEED.ID, DESA SRIWULAN — Upaya peningkatan kompetensi pendidikan bahasa Inggris di Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, mendapat dukungan inovatif dari mahasiswa KKN Tematik (KKN-T) Iptek Bagi Desa Binaan Undip (IBDU) Tim 13.

Melalui program peningnatan kompetensi Bahasa Inggris ini, siswa kelas 4 SD N Sriwulan diajak mengenal tata bahasa dasar yang menjadi fondasi penting dalam membangun keterampilan berbahasa Inggris. Program ini merupakan bagian dari agenda pemberdayaan masyarakat yang berlangsung hingga 18 Agustus 2025.

Materi yang diberikan mencakup pengenalan subject pronouns (I, you, he, she, it, we, they), penggunaan to be (am, is, are), plural nouns, serta simple present tense untuk membuat kalimat sederhana. Metode pembelajaran dirancang interaktif melalui permainan bahasa, latihan percakapan, dan contoh kalimat yang relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak.

“Targetnya, siswa bisa memahami dan mempraktikkan bahasa Inggris sederhana, misalnya untuk menyapa, memperkenalkan diri, atau menyebutkan benda di sekitar mereka,” ujar Gabriella.

Pembelajaran Interaktif

Kegiatan belajar tidak hanya berupa ceramah, tetapi juga melibatkan siswa dalam aktivitas kelompok, kuis cepat, dan latihan menulis singkat. Pendekatan ini membuat suasana belajar lebih hidup dan mendorong anak-anak untuk berani berbicara bahasa Inggris di depan kelas.

Selain mengajar, mahasiswa KKN juga memberikan panduan kepada guru setempat terkait cara melanjutkan pembelajaran berbasis tata bahasa dasar secara bertahap. Harapannya, setelah program ini, siswa SD N Sriwulan dapat memiliki bekal awal yang kuat untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka di jenjang berikutnya.

Ke depan, program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di sekitar Desa Sriwulan untuk menerapkan metode pembelajaran bahasa Inggris yang sederhana, menyenangkan, dan berkelanjutan.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id