BeritaPendidikan

Optimalisasi Pemasaran UMKM, Mahasiswa KKN-T UNDIP Kenalkan Strategi Pemasaran Lewat Digitalisasi dan Pengelolaan Keuangan kepada Pelaku Usaha Pupuk Di RW 02 Tambangan

Avatar photo
119
×

Optimalisasi Pemasaran UMKM, Mahasiswa KKN-T UNDIP Kenalkan Strategi Pemasaran Lewat Digitalisasi dan Pengelolaan Keuangan kepada Pelaku Usaha Pupuk Di RW 02 Tambangan

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Undip memberikan sosialisasi kepada salah seorang anggota Kelompok Tani Ayem Tenang di Kelurahan Tambangan, Semarang. Edukasi ini berfokus pada digitalisasi, strategi pemasaran, dan pengelolaan keuangan untuk mengoptimalkan penjualan pupuk organik yang mereka produksi.

NEWSFEED.ID, SEMARANGMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro memberikan sosialisasi digitalisasi, strategi pemasaran, dan pengelolaan keuangan di RW 02 Kelurahan Tambangan, Kota Semarang, Rabu (13/8/2025), untuk mendukung optimalisasi pemasaran pupuk yang diproduksi oleh Kelompok Tani Ayem Tenang.

Sosialisasi ini dilaksanakan di tempat tinggal salah satu anggota Kelompok Tani Ayem Tenang dan diikuti oleh satu anggota aktif sekaligus ketua kelompok periode sebelumnya. Kelompok Tani Ayem Tenang memproduksi pupuk organik yang merupakan hasil pengelolaan limbah dari tempat wisata soto sawah dan kotoran hewan seperti sapi. Fokus sosialisasi ini adalah pemanfaatan digitalisasi untuk strategi pemasaran dan pengelolaan keuangan demi tercapainya optimalisasi pemasaran produk.

“Pupuk organik yang diproduksi oleh Kelompok Tani Ayem Tenang hanya masih dikenal di dalam kelurahan Tambangan dan belum banyak dikenal di luar kelurahan ini. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat membantu produk dari Kelompok Tani Ayem Tenang menjadi lebih dikenal oleh khalayak di luar Kelurahan Tambangan” ucap Sukma Ayu Melati, Mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro.

Mahasiswa melaksanakan sosialisasi dimulai dengan membagikan dokumen luaran berupa leaflet kepada anggota Kelompok Tani Ayem Tenang sebagai alat peraga dalam membantu memahami materi yang akan disampaikan. Selanjutnya, mahasiswa mengenalkan materi dengan membagi menjadi tiga topik antara lain tentang digitalisasi, strategi pemasaran melalui digitalisasi, dan pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien. Setiap pergantian topik disertai sesi tanya jawab antara mahasiswa dan anggota kelompok tani Ayem Tenang.

“Pupuk kami biasanya dijual dalam kemasan 5 kg. Biasanya pembeli membeli pupuk setelah mengunjungi soto sawah.” tutur Bapak Ngatmin, salah satu anggota Kelompok Tani Ayem Tenang RW 02 Kelurahan Tambangan. Akhir pelaksanaan program ini, mahasiswa mengenalkan contoh digitalisasi marketing media sosial seperti Instagram dan sebagainya.

Implementasi dari materi sosialisasi ini diharapkan dapat direalisasikan kedepannya untuk membantu mencapai optimalisasi pemasaran penjualan pupuk dan produk lain Kelompok Tani Ayem Tenang RW 02 Kelurahan Tambangan.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id