BeritaKuliah Kerja NyataPendidikan

Mahasiswi KKN-T 112 UNDIP Ajak Warga RW 4 Terapkan Gaya Hidup Sehat Lewat Edukasi dan Senam Pagi

Avatar photo
133
×

Mahasiswi KKN-T 112 UNDIP Ajak Warga RW 4 Terapkan Gaya Hidup Sehat Lewat Edukasi dan Senam Pagi

Sebarkan artikel ini
Mahasiswi KKN Undip, Fildzah Fayi Belanes, memberikan pemaparan tentang bahaya minuman manis dan mengenalkan infused water herbal sebagai alternatif sehat kepada ibu-ibu PKK di Kelurahan Ngemplak Simongan, Semarang.

NEWSFEED.ID, SEMARANG – Mahasiswi Program Studi Farmasi Universitas Diponegoro, Fildzah Fayi Belanes, menjalankan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 112 di RW 4, Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat. Program ini berfokus pada Bina Keluarga Bebas Diabetes: Optimalisasi Peran Keluarga melalui Pola Hidup Sehat dalam rangka mewujudkan SDGs 3 di masyarakat.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah masih banyaknya masyarakat yang memilih minuman manis dibanding air putih karena dianggap lebih menyegarkan. Kebiasaan ini berpotensi meningkatkan risiko berbagai penyakit, sementara kesadaran mengenai kandungan gula dan dampaknya terhadap kesehatan masih perlu ditingkatkan.

Menjawab kondisi tersebut, Fayi menginisiasi kegiatan “Dari Manis ke Sehat: Edukasi Kandungan Gula pada Minuman Kemasan dan Pengenalan Infused Water Herbal sebagai Alternatif Sehat” yang dilaksanakan pada Sabtu, 12 Juli 2025, bertepatan dengan kegiatan rutin ibu-ibu PKK RW 4.

Dalam kegiatan ini, ia menyampaikan informasi seputar manfaat infused water sebagai alternatif minuman sehat yang tidak mengandung tambahan gula. Warga diajak untuk lebih memperhatikan asupan gula harian dan diberikan contoh bahan-bahan infused water yang mudah dibuat sendiri di rumah, seperti campuran air dengan lemon, mentimun, daun mint, atau buah-buahan lokal lainnya.

Tak hanya berhenti pada edukasi konsumsi, Fayi juga menggerakkan warga untuk lebih aktif secara fisik dengan menyelenggarakan program kerja “Optimalisasi Gaya Hidup Sehat Melalui Kegiatan Senam Pagi untuk Meningkatkan Kesehatan Jasmani”, yang dilaksanakan pada dua hari Minggu, yaitu 20 dan 27 Juli 2025. Kegiatan senam pertama diikuti oleh sekitar 51 warga dari berbagai RT di RW IV, sedangkan senam kedua diadakan dengan jumlah peserta mencapai sekitar 38 orang, terdiri atas ibu – ibu, remaja karang taruna, hingga anak – anak.

Dengan menghadirkan senam pagi yang dipandu secara langsung dan melibatkan seluruh kalangan, Fayi berharap warga bisa mulai membentuk rutinitas sehat bersama. Ibu-ibu peserta pun menyambut kegiatan ini dengan semangat—banyak yang menyatakan bahwa mereka merasa lebih segar dan bahagia bisa bergerak bersama-sama.

“Saya percaya bahwa perubahan tidak harus dimulai dari hal besar. Dengan mengenalkan hal-hal sederhana yang aplikatif dan dekat dengan keseharian warga, harapannya gaya hidup sehat bebas diabetes bisa lebih mudah diterima dan dijalani,” ujar Fayi saat diwawancarai di akhir kegiatan senam pagi kedua.

Mahasiswi KKN Undip berfoto bersama ibu-ibu PKK, remaja karang taruna, dan anak-anak setelah kegiatan senam pagi di Kelurahan Ngemplak Simongan, Semarang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesehatan jasmani warga untuk mencegah penyakit non-menular seperti diabetes.

“Program senam yang diadakan seru banget karena bisa bertemu banyak orang, gerak bareng, dan bikin suasana pagi jadi lebih hidup. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus dijalankan dan jadi agenda rutin warga setiap bulannya.,” ungkap Nasyid, ketua karang taruna RT 10 yang mengikuti senam di Hari Minggu.

Melalui pendekatan yang komunikatif dan berlandaskan kebutuhan masyarakat, kegiatan KKN yang dijalankan Fayi menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa dapat mengambil peran aktif dalam membangun kesadaran kesehatan masyarakat. Tidak hanya sekadar hadir, tetapi benar-benar memberi dampak yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id