NEWSFEED.ID, SEMARANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro menggelar program demonstrasi pembuatan dan sosialisasi pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) untuk tumbuhan kepada 35 Ibu-Ibu anggota PKK RT 03, RW 02, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kabupaten Semarang, Minggu (10/8/2025). Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan praktis tentang pengelolaan limbah organik agar lebih bermanfaat dan ramah lingkungan.
Acara diawali dengan penyampaian materi mengenai apa itu POC, manfaatnya untuk kesuburan tanaman, serta alasan penggunaan kulit pisang sebagai bahan utama karena kandungan kaliumnya yang tinggi. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa pupuk organik cair ini sangat cocok untuk tanaman hias maupun tanaman pangan di pekarangan rumah.
Setelah sesi materi, dilakukan demonstrasi langsung pembuatan POC. Tahapan yang diperagakan meliputi:
- Menyiapkan bahan utama seperti kulit pisang yang telah dicacah kecil-kecil, air larutan gula, dan Effective Microorganisms (EM4).
- Mencampur seluruh bahan dalam wadah botol mineral bekas dengan perbandingan tertentu.
- Fermentasi dengan pengecekan dengan interval maksimal 2 hari sekali selama selama 7–14 hari sebelum pupuk siap diaplikasikan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai salah satu bahan Pupuk Organik Cair (POC), yaitu EM4, serta edukasi terkait pemanfaatannya untuk tanaman. EM4 berfungsi membantu proses penguraian limbah organik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk. POC tidak hanya berperan dalam mengurangi limbah organik, tetapi juga meningkatkan kegemburan tanah. Kandungan ion yang tinggi pada POC memudahkan tanaman dalam menyerap nutrisi.
Salah satu mahasiswa KKN, Nabila Citra R, menyampaikan, “Dengan memanfaatkan kulit pisang yang biasanya dibuang, kita dapat mengurangi sampah rumah tangga sekaligus menghasilkan pupuk alami sehingga dapat mengurangi input pupuk dari luar dan menghasilkan pupuk yang murah dan ramah lingkungan.”
Ibu-ibu PKK RT 03 terlihat antusias mengikuti setiap tahapan. Ibu-ibu aktif bertanya tentang kriteria limbah rumah tangga yang baik untuk bahan dasar pembuatan POC, jenis limbah apa saja yang dapat dimanfaatkan, lama penyimpanan, cara penggunaan, dan keunggulan POC. Ibu-Ibu PKK RT 03, memberikan pendapatnya mengenai program ini. “Sampah kulit pisang yang sering kita konsumsi ternyata masih banyak manfaatnya untuk tanah itu sendiri,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin paham pentingnya pengelolaan limbah organik dan mampu menerapkan praktik pertanian ramah lingkungan di pekarangan rumah masing-masing.











