NEWSFEED.ID, GROBOGAN — Salah satu program kerja mahasiswa Kelompok 3 KKN-T Universitas Diponegoro IDBU 69 berhasil membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Sugihmanik untuk merambah dunia digital.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 24 Juli 2025 ini merupakan program salah satu mahasiswa KKN, Retno dari Program Studi Administrasi Bisnis, dengan fokus pada edukasi digitalisasi usaha dan pendampingan pendaftaran UMKM ke Google Maps sebagai strategi digital marketing.
Program diawali dengan survei untuk menentukan UMKM yang akan dibantu. Retno kemudian mengunjungi setiap pelaku usaha untuk mengumpulkan informasi penting seperti nama usaha, alamat, nomor telepon, jenis usaha, dan jam operasional. Saat meminta izin untuk melaksanakan program, salah satu pemilik usaha dengan antusias berkata, “Ohh saya mau banget, mbak. Malah senang sekali, soalnya saya nggak ngerti cara daftarnya,” ungkapnya sambil tersenyum.

“Banyak pelaku UMKM yang sebenarnya sudah memiliki pelanggan tetap, tetapi belum memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan. Dengan Google Maps, usaha mereka akan lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen, bahkan dari luar daerah,” ujar Retno.
Setelah semua data terkumpul, Retno melakukan pendaftaran langsung di Google Maps. Hasilnya, sebanyak 10 usaha resmi tercatat dan dapat diakses publik, mulai dari warung makan, toko kelontong, hingga jasa servis.

Para penjual yang usahanya berhasil didaftarkan pun merasa terbantu. Banyak yang mengaku senang karena kini dagangan mereka bisa lebih mudah ditemukan pembeli. “Kalau sudah muncul di Google Maps, pembeli dari luar desa juga bisa tahu lokasi kami,” kata salah satu penjual warung makan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T UNDIP IDBU 69 berharap UMKM di Sugihmanik dapat semakin mudah ditemukan, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing di era digital.











