BeritaKuliah Kerja NyataPendidikan

Mahasiswa KKN Undip Tingkatkan Literasi Keuangan Anak SD di Desa Sugihmanik Lewat Program LICERIA

Avatar photo
175
×

Mahasiswa KKN Undip Tingkatkan Literasi Keuangan Anak SD di Desa Sugihmanik Lewat Program LICERIA

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Undip berfoto bersama siswa dan siswi SDN 01 Sugihmanik, Grobogan, setelah program "Literasi Keuangan Ceria (LICERIA)". Kegiatan ini mengajarkan anak-anak konsep dasar keuangan seperti menabung dan membedakan kebutuhan serta keinginan.

NEWSFEED.ID, GROBOGAN — Di tengah riuh tawa anak-anak, pamflet berwarna tentang pentingnya menabung, lembar bergambar pilihan antara keinginan dan kebutuhan, serta amplop target menabung tersusun rapi di meja kelas. Bukan sekadar perlengkapan belajar, melainkan bagian dari simulasi menabung dan latihan menentukan prioritas yang dikemas secara interaktif. Inilah suasana program ‘’Literasi Keuangan Ceria (LICERIA)’’ yang digelar di SDN 01 Sugihmanik, Grobogan, Jawa Tengah.

Program LICERIA (Literasi Keuangan Ceria) ini merupakan Kegiatan yang berupa edukasi interaktif tentang konsep dasar keuangan seperti pentingnya menabung, mengatur uang saku, dan membedakan kebutuhan serta keinginan. Dilaksanakannya program ini adalah rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan anak-anak, khususnya di pedesaan, sehingga diperlukan upaya untuk menanamkan pola pikir finansial yang sehat sejak dini. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran anak-anak dalam mengelola uang agar mereka mampu mengambil keputusan keuangan yang bijak di masa depan.

Program ini diinisiasi oleh tim KKN Tematik IDBU-69 Universitas Diponegoro dengan melibatkan tiga mahasiswa sebagai pelaksana utama, yaitu Opiefah Nurvilizia (FEB – Ekonomi Islam), Cahya Hawa Anjelli (FEB – Akuntansi), dan Vincentius Setyawan Widyahadi (FSM – Informatika) pada Senin (28/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di bawah bimbingan dosen pendamping lapangan, Prof. Dr. Sri Hartini, S.T., M.T.

Sebanyak 28 siswa kelas 4 mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Mereka diajak mempraktikkan Langsung cara menabung menggunakan amplop target menabung dan memilih barang yang dianggap penting atau sekadar keinginan. Metode praktik langsung ini membuat pesan yang disampaikan menjadi lebih konkret dan mudah diingat, berbeda dari pembelajaran biasanya di kelas.

Salah satu murid, Natasha, mengaku mendapatkan banyak hal baru dari kegiatan ini. “Seru! Saya jadi tahu bagaimana harus menabung dan mengelola keuangan. Sekarang saya paham mana yang menjadi prioritas antara keinginan dan kebutuhan,” ujarnya dengan semangat.

Menurut para guru, kegiatan ini menjadi angin segar dalam pembelajaran di sekolah. Materinya sederhana, namun menyentuh keterampilan hidup yang jarang dibahas secara mendalam di kelas. Selain itu, pendekatan yang menyenangkan membuat anak-anak lebih mudah memahami konsep keuangan.

Harapannya, program seperti LICERIA dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah sugihmanik dan sekitarnya. Dengan demikian, kesadaran mengatur keuangan bisa tertanam sejak dini, membentuk generasi muda yang lebih bijak, mandiri, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Penulis: Opiefah Nurviliza

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id