NEWSFEED.ID, KENDAL – Sebanyak 22 mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok KKN-T IDBU 33 Tim Maju Sejati menggelar sosialisasi dan penyuluhan program kerja multidisiplin bertajuk “Transformasi UMKM Pesisir Melalui Penguatan Kapasitas Olahan Laut di Desa Gempolsewu.” Kegiatan ini berlangsung di UMKM Maju Sejati, Pantai Morris, Dusun Tawang Laut, Desa Gempolsewu, Kabupaten Kendal, Minggu (10/8/2025).
Ketua UMKM Maju Sejati, Ibu Trimo, menyebut kegiatan ini sangat membantu pihaknya dalam meningkatkan kualitas produksi dan tata kelola usaha. “Banyak hal baru yang kami pelajari, mulai dari kebersihan, manajemen usaha, sampai promosi online. Semua ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas produk kami,” ujarnya.
Selama kegiatan, para mahasiswa menyampaikan beragam materi lintas disiplin. Di bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), UMKM menerima Alat Pelindung Diri (APD) berupa celemek, masker medis, dan sarung tangan lateks. Selain itu, diserahkan juga poster edukatif berisi panduan penanganan bahan baku hasil laut untuk mencegah kontaminasi.
Peningkatan higienitas produksi menjadi fokus lain. Peserta dilatih memilih bahan baku segar, menjaga sanitasi area kerja, membersihkan peralatan, menerapkan personal hygiene, hingga teknik pengemasan kedap udara. Luaran yang diberikan antara lain guidebook higienitas, booklet personal hygiene, serta perlengkapan seperti sabun cair, hair cap, handglove, dan masker medis.
Dari sisi manajemen usaha, UMKM Maju Sejati dibekali materi analisis Break Even Point (BEP) untuk menentukan titik impas dan strategi harga. Sebagai hasilnya, UMKM mendapatkan booklet laporan BEP lengkap dengan template perhitungan manual dan Excel.
Bidang pemasaran membekali pelaku UMKM dengan strategi Marketing Mix (4P) dan teknik copywriting media sosial. Luaran berupa video promosi dan materi branding diserahkan untuk mendukung pemasaran digital.
Tak ketinggalan, bidang hukum memberikan infografis kontrak perjanjian usaha serta template draft kerja sama untuk mengantisipasi sengketa di kemudian hari.
Dari sisi operasional, UMKM menerima formulir monitoring mingguan, formulir evaluasi bulanan, buku panduan Quality Control (QC), dan template form feedback konsumen. Di bidang infrastruktur, diserahkan lampu panel surya untuk penerangan dan poster denah rumah produksi demi efisiensi tata ruang.
Kegiatan ditutup dengan psikoedukasi stres kerja yang dilengkapi modul psikoedukasi dan video stretching untuk menjaga kesehatan pekerja.

Dengan sederet luaran/ output yang diterima, Ibu Trimo optimistis UMKM Maju Sejati akan semakin siap bersaing di pasar. “Kami ingin produk dari desa pesisir ini dikenal luas, dengan kualitas yang terus terjaga,” pungkasnya.
Kelompok KKN-T IDBU 33 Tim Maju Sejati terdiri dari Naela Habibah (Fakultas Sains dan Matematika), Salsabilla Aulia Putri (Fakultas Sains dan Matematika), Ridha Aninda Restu (Sekolah Vokasi), Ghina Maharani (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Khayara Rameyza (Fakultas Hukum), Lulu Khairi Nakhwah (Fakultas Kedokteran), Stanislaus Justin Ananta (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik), Hani Kartika Dewi (Fakultas Kedokteran), Muharnanta Fahreza (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Stenly William Palallo (Sekolah Vokasi), Bandar Firmansyah (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Alexius Elang Erlangga Wirawan (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Raifansyah Athalla Ramadhan (Sekolah Vokasi), Dinda Rahma Hasanah (Fakultas Psikologi), Aris Sugiantoro (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik), Lavenia Putri Priyanti (Fakultas Ilmu Budaya), Anggi Susilowati (Fakultas Sains dan Matematika), Rahma Aliya (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Salsa Qurrotu’ainii (Sekolah Vokasi), Herry Fernandes (Fakultas Sains dan Matematika), Keyla Khairunisa Irawan (Sekolah Vokasi), dan Nada Zahira (Fakultas Hukum).











