BeritaKuliah Kerja NyataPendidikan

Dukung Program Astacita, Tim KKN-T IDBU 62 UNDIP Luncurkan Buku Saku Koperasi Merah Putih di Desa Menur

Avatar photo
135
×

Dukung Program Astacita, Tim KKN-T IDBU 62 UNDIP Luncurkan Buku Saku Koperasi Merah Putih di Desa Menur

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Undip berfoto bersama perangkat Desa Menur, Demak, setelah peluncuran Buku Saku Koperasi Merah Putih. Buku ini merupakan kontribusi tim KKN dalam mendukung program nasional pembentukan koperasi di tingkat desa untuk pemerataan ekonomi dan ketahanan pangan.

NEWSFEED.ID, DEMAK — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN-T) IDBU 62 Universitas Diponegoro (UNDIP) tahun 2025 berhasil meluncurkan Buku Saku Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung program strategis nasional di bidang ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan. Program ini dijalankan di Desa Menur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, selama periode pengabdian KKN.

Tim yang beranggotakan mahasiswa lintas disiplin ilmu ini mengusung tema pemberdayaan ekonomi lokal berbasis kelembagaan desa. Program KKN difokuskan pada penguatan literasi koperasi sebagai langkah awal pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di tingkat desa.

Pemilihan fokus program pada koperasi, khususnya Koperasi Merah Putih, bukan tanpa alasan. Hal ini sejalan dengan misi kedua dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto, yakni “Pembangunan dari Desa untuk Pemerataan Ekonomi.” Sebagai bentuk pelaksanaan konkret, Presiden menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang pembentukan 80.000 Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.

Tim KKN 62 UNDIP melihat pentingnya mendukung kebijakan tersebut melalui pendekatan edukatif yang relevan dan langsung menyentuh masyarakat desa, karena hadirnya Koperasi Merah Putih juga sejalan dalam mewujudkan ketahanan pangan terutama di Desa Menur.

Di lapangan, tim menemukan bahwa koperasi yang baru dirintis di Desa Menur masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama minimnya pengetahuan dan pemahaman warga maupun pengurus mengenai koperasi. Kurangnya sosialisasi dan belum adanya bahan bacaan atau panduan sederhana menjadi kendala dalam percepatan pembentukan koperasi yang ideal. Kondisi ini mendorong Tim KKN 62 UNDIP untuk menyusun dan menerbitkan sebuah buku saku yang berisi informasi dasar, praktis, dan aplikatif seputar koperasi.

Proses penyusunan buku ini diawali dengan studi literatur terhadap kebijakan koperasi nasional, dilanjutkan dengan wawancara bersama perangkat desa dan masyarakat, serta analisis kebutuhan informasi yang sesuai dengan kondisi lokal. Seluruh materi dikemas dengan bahasa yang komunikatif dan dilengkapi ilustrasi untuk memudahkan pemahaman masyarakat awam.

Tampilan Buku Saku Koperasi Merah Putih yang diterbitkan oleh mahasiswa KKN Undip di Desa Menur, Demak. Buku ini berisi informasi dasar dan praktis tentang koperasi, dirancang untuk meningkatkan literasi dan partisipasi masyarakat dalam Koperasi Merah Putih.

Secara garis besar, buku saku ini memuat informasi mengenai latar belakang lahirnya Koperasi Merah Putih, nilai-nilai dasar koperasi, struktur organisasi, tata kelola keuangan, hingga manfaat konkret yang bisa diperoleh anggota. Selain itu, buku ini juga memperkenalkan konsep koperasi sebagai pendorong kemandirian ekonomi desa dan sebagai sarana untuk mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak dan rentenir bagi para petani, sejalan dengan semangat ekonomi gotong royong yang diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945.

Peluncuran buku saku ini diharapkan menjadi tonggak awal tumbuhnya kesadaran kolektif warga Desa Menur akan pentingnya kelembagaan ekonomi berbasis komunitas. Tim KKN 62 UNDIP berharap buku ini tidak hanya menjadi bahan bacaan, tetapi juga menjadi panduan dalam membangun koperasi yang aktif, inklusif, dan berkelanjutan.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id