BeritaPendidikan

Bridging the Gap, Mahasiswa Administrasi Publik UNY Gelar Edukasi SDGs 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau di 4 Lembaga Pendidikan

Avatar photo
38
×

Bridging the Gap, Mahasiswa Administrasi Publik UNY Gelar Edukasi SDGs 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau di 4 Lembaga Pendidikan

Sebarkan artikel ini

NEWSFEED,ID, YogyakartaMahasiswa Departemen Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan kampanye edukasi bertema Energi Bersih dan Terjangkau. Kegiatan ini merupakan implementasi dari mata kuliah Pendidikan dan Pembangunan Berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui pendekatan pendidikan langsung di masyarakat. Berbeda dengan sosialisasi pada umumnya, kampanye ini menjangkau empat jenjang pendidikan sekaligus, yaitu SD Negeri Caturtunggal 1, SMP Negeri 4 Depok, SMA Negeri 1 Depok, dan Universitas Negeri Yogyakarta

Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa pemahaman mengenai energi terbarukan perlu ditanamkan secara berjenjang, dari anak usia dasar hingga dewasa muda, guna menciptakan kesadaran kolektif yang berkelanjutan.

Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2026. Waktu pelaksanaan disesuaikan dengan jam operasional masing-masing lembaga agar tidak mengganggu proses belajar-mengajar. Dalam kampanye ini, mahasiswa membagikan brosur hasil rancangan tim yang memuat informasi tentang potensi energi terbarukan di Indonesia, khususnya energi surya yang memiliki porsi terbesar, serta kesenjangan antara potensi dan realisasi pemanfaatannya. Selain itu, brosur juga menjelaskan keterkaitan SDGs 7 dengan tiga tujuan sekunder lainnya, yaitu SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab), dan SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Metode penyampaian dilakukan secara interaktif dengan penjelasan singkat dari Tim Acara, dilanjutkan sesi tanya jawab ringan. Pendekatan ini disesuaikan dengan karakteristik setiap jenjang pendidikan. Untuk tingkat SD, penyampaian lebih banyak menggunakan ilustrasi visual. Pada jenjang SMP dan SMA, diberikan contoh-contoh sederhana seperti efisiensi listrik rumah tangga. Sementara untuk mahasiswa, diskusi difokuskan pada aspek kebijakan dan tata kelola energi.

Kegiatan ini juga didukung oleh peran aktif Tim Riset yang terlebih dahulu mengidentifikasi kesenjangan informasi di kalangan generasi muda, Tim Desain yang mengolah materi menjadi brosur yang komunikatif, serta Penghubung Komunitas yang mengurus perizinan dan koordinasi dengan pihak sekolah maupun kampus.

Dukungan dari pihak sekolah dan universitas sangat diharapkan agar kegiatan serupa dapat terus berlangsung secara periodik. Selain sebagai bentuk pengabdian dan inovasi mahasiswa, kampanye ini juga menjadi sarana pengembangan keterampilan kolaborasi, komunikasi lintas generasi, serta pemahaman terhadap implementasi SDGs di tingkat tapak.

Melalui program ini, diharapkan tumbuh kesadaran lingkungan yang tidak bersifat sesaat, melainkan menjadi praktik keseharian dalam memilih dan menggunakan energi secara bertanggung jawab. Kampanye edukasi seperti ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai objek pembelajaran, tetapi juga sebagai subjek perubahan yang mampu menjembatani isu global ke dalam konteks lokal yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan usia.

Disusun Oleh:

  • Tiara Ayu Hendrawati (23040730006)
  • Uliya Juwanda Esa Hasanah (23040730007)
  • Riyatin Setianingsih (24040730140)

Mahasiswa Departemen Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id