ArtikelOpini

Dompet Digital: Mempermudah Transaksi atau Membuat Boros?

Avatar photo
44
×

Dompet Digital: Mempermudah Transaksi atau Membuat Boros?

Sebarkan artikel ini

NEWSFEED.ID, Serang — Penggunaan dompet digital semakin populer di kalangan masyarakat, terutama generasi muda dan mahasiswa. Aplikasi seperti DANA, OVO, GoPay, ShopeePay, dan QRIS membuat proses transaksi menjadi lebih mudah dan praktis. Pengguna tidak perlu lagi membawa uang tunai karena pembayaran dapat dilakukan hanya melalui ponsel.

Selain praktis, dompet digital juga menawarkan berbagai keuntungan, seperti cashback, diskon, dan gratis ongkir. Kemudahan tersebut membuat masyarakat semakin sering menggunakan dompet digital untuk membeli makanan, berbelanja online, membayar transportasi, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dompet Digital dan Perilaku Konsumtif

Di balik berbagai kemudahan tersebut, penggunaan dompet digital juga dapat memengaruhi perilaku konsumtif masyarakat. Transaksi yang cepat dan mudah sering membuat seseorang tidak sadar telah mengeluarkan banyak uang. Berbeda dengan pembayaran tunai, penggunaan dompet digital terasa lebih sederhana sehingga pengguna cenderung lebih sering berbelanja.

Berbagai promo yang bermunculan juga sering mendorong masyarakat membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Hal ini banyak terjadi di kalangan mahasiswa yang mudah tertarik pada diskon makanan, cashback, maupun promo belanja online.

Kebiasaan berbelanja secara impulsif juga semakin sering terjadi karena proses checkout dapat dilakukan hanya dalam beberapa menit. Barang orang akhirnya membeli barang pada malam hari hanya karena tergoda promo atau flash sale yang muncul di aplikasi belanja dan dompet digital.

Cara Menggunakan Dompet Digital dengan Bijak

Agar penggunaan dompet digital tidak menimbulkan kegiatan boros, pengguna perlu mengelola keuangan dengan baik. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:

  • membatasi pengeluaran harian,
  • mencatat pemasukan dan pengeluaran,
  • menggunakan dompet digital sesuai kebutuhan,
  • menghindari pembelian impulsif hanya karena promo,
  • serta membedakan kebutuhan dan keinginan.

Dengan pengelolaan yang baik, dompet digital tetap dapat memberikan manfaat tanpa membuat penggunanya menjadi lebih konsumtif.

Dompet digital memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari karena membuat transaksi menjadi lebih cepat dan praktis. Namun, kemudahan tersebut juga dapat memicu perilaku boros apabila tidak digunakan dengan bijak. Oleh karena itu, pengguna perlu mengontrol pengeluaran dan menggunakan dompet digital sesuai kebutuhan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.

Firman Setiawan

Penulis: Rahmadania Prastiwi

Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id