Pendidikan

Sinergi Tata Ruang dan Tata Kelola: Tim KKN-T UNDIP Sulap Greenhouse RW 10 Tanjung Mas Jadi Pusat Agrowisata Modern

Avatar photo
5
×

Sinergi Tata Ruang dan Tata Kelola: Tim KKN-T UNDIP Sulap Greenhouse RW 10 Tanjung Mas Jadi Pusat Agrowisata Modern

Sebarkan artikel ini
Muldis-2-RW-10

SEMARANG – Komitmen pengabdian tanpa batas kembali ditunjukkan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro (UNDIP) Tim 113. Melalui Program Multidisiplin 2, Kelompok 1 sukses menyulap fasilitas greenhouse di RW 10 Kelurahan Tanjung Mas menjadi pusat budidaya dan edukasi yang modern, terstruktur, dan terdigitalisasi.

Mengusung tema besar “Sinergi Tata Ruang dan Tata Kelola: Optimalisasi Greenhouse Berbasis Sistem Terpadu”, delapan mahasiswa UNDIP ini berkolaborasi mengentaskan berbagai persoalan mendasar di Kelompok Wanita Tani (KWT) Agro Tanjung, mulai dari legalitas kelembagaan, digitalisasi aset, hingga inovasi sistem tanam.

Langkah strategis ini dieksekusi secara apik melalui pembagian tugas yang berfokus pada keahlian masing-masing anggota:

1. Transformasi Tata Kelola Kelembagaan dan Keselamatan Kerja (K3) Fondasi utama sebuah organisasi adalah aturan main yang jelas. Nabilla Gusti Salbiyah Nebo (S1 Hukum) mengambil inisiatif krusial dengan menyusun dokumen Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KWT. Melalui pendampingan intensif dan Focus Group Discussion (FGD), KWT RW 10 kini memiliki pedoman resmi terkait struktur, hak, kewajiban, dan mekanisme pengambilan keputusan yang berkelanjutan.

Melengkapi legalitas tersebut, Harul Aini Naila Darojat (S1 Hukum) merancang Standard Operating Procedure (SOP) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Harul menyusun booklet edukasi serta membangun sistem checklist mingguan berbasis website guna memastikan perlindungan kerja informal bagi para ibu KWT selama beraktivitas di greenhouse.

2. Digitalisasi Inventarisasi dan Basis Data Aset Pembangunan fisik greenhouse yang baru tentu diiringi dengan banyaknya aset pendukung yang rawan tidak terpantau. Untuk itu, Fara Hamidah (D4 Akuntansi Perpajakan) merancang Sistem Inventarisasi Aset Produktif. Fara melakukan pendataan menyeluruh dan mencetak label inventaris tahan cuaca yang dipasang pada setiap fasilitas fisik.

Sistem pendataan ini semakin disempurnakan melalui digitalisasi oleh Muhamad Syauqal Afwika Rahman (D4 Akuntansi Perpajakan). Berbekal pengalamannya dalam mende-deploy website dan merancang aplikasi simulator digital seperti Core Vocational Tax Corner (CoreVTC), Syauqal membangun Sistem Inventaris Aset terintegrasi website. Ia mengedukasi pengurus KWT cara menginput, mencadangkan, dan mengakses basis data arsip secara daring sehingga rekam jejak pendanaan serta laporan ProKlim menjadi sangat transparan.

3. Inovasi Tata Ruang, Edukasi, dan Sistem Tanam Modern Untuk mengoptimalkan lahan yang ada, Leticia Kayana Putri (S1 Biologi) menghadirkan instalasi hidroponik sistem wick terpadu tanpa listrik. Inovasi ini memungkinkan budidaya sayuran daun yang lebih efisien dan hemat ruang, menjadikan greenhouse sebagai model budidaya modern yang mudah direplikasi oleh warga.

Keberagaman tanaman ini kemudian dikurasi oleh Ananda Bintang Pratama (S1 Informatika), yang mengembangkan Website Edukasi Kurasi Tanaman. Melalui platform digital ini, pengunjung dan warga dapat mengakses informasi sistematis mengenai jenis tanaman dan teknik budidayanya, menjadikan pengetahuan agrikultur KWT Agro Tanjung tersimpan abadi dan tidak hilang meski terjadi pergantian pengurus.

4. Optimalisasi Branding, Aksesibilitas, dan Pemasaran Sebuah potensi besar tidak akan berdampak maksimal tanpa aksesibilitas yang baik. Mengatasi sulitnya lokasi greenhouse ditemukan, Dora Haisa Tambunan (S1 Administrasi Publik) mencetuskan program Greenroute Agro Tanjung. Dora mengambil titik koordinat akurat untuk mengoptimalkan profil Google Maps greenhouse, sekaligus merancang dan memasang plang penunjuk arah di titik-titik strategis.

Visibilitas tersebut diperluas ke ranah digital oleh Nadia Putri Aliya (S1 Administrasi Bisnis). Nadia memproduksi video promosi profesional yang menyoroti produk dan potensi Greenhouse DKWT Agro Tanjung. Video ini disebarluaskan melalui media sosial untuk memperkuat citra usaha dan memperluas jangkauan pasar hasil tani warga.

Dengan rampungnya Program Multidisiplin 2 ini, Greenhouse KWT RW 10 Tanjung Mas kini berdiri kokoh bukan hanya sebagai fasilitas fisik, melainkan sebagai ekosistem pertanian cerdas. Karya bakti Tim KKN-T UNDIP ini menjadi bukti nyata bahwa integrasi antara tata ruang, tata kelola kelembagaan, dan pemanfaatan teknologi mampu menciptakan kemandirian pangan sekaligus mendongkrak kebanggaan warga pesisir Kota Semarang.

  • Muhamad Syauqal Afwika Rahman
  • Mahasiswa KKNT-113 Proklim Universitas Diponegoro
  • muhammadsaukal@gmail.com
  • 089681911200
  • WhatsApp-Image-2026-08-20-at-23.12.28
    WhatsApp-Image-2026-08-20-at-23.12.28
  • Setuju
Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id