NEWSFEED.ID, SRAGEN, 03 Agustus 2026 – Pelayanan kesehatan di tingkat desa tidak hanya membutuhkan pelayanan langsung kepada masyarakat, tetapi juga didukung oleh pengelolaan administrasi yang tertib dan sistematis. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) selama melaksanakan pengabdian di Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen. Sebagai bagian dari kegiatan sosial kemasyarakatan, mahasiswa turut membantu pengelolaan administrasi di Poliklinik Desa (PKD) melalui kegiatan penginputan dan pencatatan data.
Kegiatan dilakukan berdasarkan data yang telah tersedia. Mahasiswa membantu memasukkan data ke dalam sistem atau media administrasi yang digunakan, kemudian melakukan pengecekan kembali untuk memastikan informasi yang tercatat sesuai dengan data yang diberikan. Proses tersebut dilakukan secara teliti dan sistematis agar data dapat tersusun dengan baik serta memudahkan petugas dalam mengelola informasi administrasi PKD.
Pengelolaan data yang rapi menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas pelayanan di PKD. Administrasi yang tertata dapat membantu dalam menemukan dan mengelola informasi yang dibutuhkan sehingga kegiatan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan lebih terorganisir. Melalui keterlibatan mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap aktivitas PKD sekaligus memberikan pengalaman dalam mengelola informasi secara tertib dan sistematis.
Bagi mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan kemampuan administrasi yang diperoleh selama perkuliahan. Pengelolaan data, ketelitian dalam pencatatan, serta penyusunan informasi secara sistematis merupakan bagian dari kemampuan administratif yang tidak hanya dibutuhkan dalam kegiatan bisnis, tetapi juga dapat diterapkan dalam berbagai organisasi dan lembaga pelayanan masyarakat. Pengalaman ini memberikan gambaran bahwa pengelolaan administrasi yang baik turut berperan dalam mendukung kelancaran suatu kegiatan dan pelayanan.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa juga berinteraksi secara langsung dengan petugas PKD dan mengikuti proses administrasi yang berjalan di lingkungan pelayanan kesehatan desa. Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman mengenai bagaimana informasi dikelola untuk mendukung kebutuhan suatu organisasi. Dengan demikian, kegiatan KKN tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
Pendampingan administrasi PKD memberikan manfaat dalam membantu pengelolaan dan pencatatan data secara lebih tertib selama kegiatan berlangsung. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman untuk memahami penerapan administrasi dalam lingkungan pelayanan masyarakat sekaligus memperluas pemahaman bahwa prinsip-prinsip administrasi dapat diterapkan pada berbagai bidang, termasuk pelayanan publik.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNDIP turut mengambil bagian dalam mendukung aktivitas pelayanan di Desa Karanganyar. Ke depannya, pengelolaan administrasi yang tertib dan sistematis diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga mampu mendukung kelancaran pelayanan PKD kepada masyarakat serta menciptakan pengelolaan informasi yang lebih efektif dan terorganisir.
Penulis: Shofina Dwi Yanti












