NEWSFEED.ID, Serang — Tim Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) melaksanakan kegiatan Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi masyarakat nelayan di Perum Mina Bakti, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, pada Jumat, (17/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dalam kesadaran nelayan mengenai pentingnya penerapan K3 dalam aktivitas melaut guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.
Kegiatan PMM 2026 ini merupakan program yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA).
Kegiatan ini berlangsung di halaman RT 1 Perum Mina Bakti yang menghadirkan Slamet Riyanto, S.Pi., M.M., dari Satwas SDKP Serang, sebagai pemateri. Dalam Penyampaiannya, beliau menjelaskan berbagai aspek penting keselamatan kerja bagi nelayan, mulai dari penyakit yang sering terjadi pada seorang pelaut, penggunaan alat pelindung diri (APD), pemeriksaan kondisi kapal dan peralatan sebelum melaut, hingga langkah-langkah penanganan keadaan darurat di laut. Selain itu, nelayan juga diingatkan bahwa kesadaran keselamatan kerja merupakan investasi penting untuk menjaga produktivitas dan kesejahteraan keluarga.
Kegiatan edukasi ini berjalan dengan lancar. Para nelayan tampak antusias mengikuti materi serta berbagi pengalaman mengenai risiko yang sering mereka hadapi selama bekerja di laut. Melalui kegiatan ini diharapkan terbentuk budaya kerja yang lebih mengutamakan keselamatan sehingga angka kecelakaan kerja di kalangan nelayan lebih sedikit.
Masyarakat memberikan respon yang sangat positif terhadap pelaksanaan edukasi K3 ini, Pak Nema, Salah satu nelayan menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang telah dilaksanakan.
“Kami mengucapkan terima kasih karena sudah mengadakan edukasi terkait K3. Materi yang diberikan sangat bermanfaat bagi kami sebagai nelayan dan menambah pengetahuan mengenai pentingnya keselamatan saat bekerja.”
Senada dengan itu, Pak Ahmad Suandi juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengingat bagi para nelayan yang sering mengabaikan aspek keselamatan kerja.
“Edukasi ini sangat bermanfaat karena nelayan sering melupakan keselamatan kerja. sekarang kami diingatkan kembali tentang pentingnya K3. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan agar semakin banyak nelayan yang memahami dan menerapkannya.”

Melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini, diharapkan kesadaran nelayan terhadap pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terus meningkat. Dengan menerapkan prinsip “Keselamatan hari ini, hasil melimpah esok hari”, nelayan tidak hanya dapat bekerja lebih aman, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas serta menjaga keselamatan diri dan keluarga.

Penulis: Rita Arisma Banjarnahor
Asal Kampus: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) Prodi: Ilmu Kelautan












