NEWSFEED.ID, Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM XXVIII Universitas Semarang (USM) yang melaksanakan pengabdian di Kelurahan Gondoriyo mengadakan kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan sabun cuci piring ramah lingkungan berbasis eco enzyme bagi warga RW 5 pada Senin (20/7/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan eco enzyme sebagai alternatif bahan pembersih yang lebih ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomis.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep eco enzyme, mulai dari proses pembuatannya, manfaat bagi lingkungan, hingga berbagai pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sesi sosialisasi, mahasiswa KKN juga menjelaskan pentingnya mengurangi penggunaan produk berbahan kimia berlebih serta mengajak masyarakat untuk memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat.
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan sabun cuci piring berbasis eco enzyme. Mahasiswa KKN memperlihatkan tahapan pencampuran bahan, teknik pengadukan yang benar, hingga proses pengemasan produk kedalam botol. Selama demonstrasi berlangsung, peserta diberi kesempatan untuk mengamati secara langsung proses pembuatan sekaligus mengajukan pertanyaan mengenai bahan, takaran, serta cara penggunaan produk yang telah dibuat.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Ibu-ibu RW 5 menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif berdiskusi mengenai manfaat eco enzyme serta peluang pengembangannya sebagai produk rumah tangga yang dapat diproduksi secara mandiri. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pengetahuan baru mengenai inovasi produk ramah lingkungan yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Kelompok RW 5 KKN Kelurahan Gondoriyo, Felisitas Kanthi Fausta, menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan melalui inovasi sederhana yang dapat dilakukan dari rumah.
“Melalui sosialisasi dan demonstrasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami manfaat eco enzyme serta terdorong untuk memanfaatkan limbah organik menjadi produk yang berguna. Selain membantu menjaga kelestarian lingkungan, keterampilan ini juga dapat menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomis bagi masyarakat,” ujar Felis

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama para Ibu-Ibu mengenai peluang penerapan sabun cuci piring berbasis eco enzyme dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya pengelolaan limbah organik sekaligus mendorong terciptanya kebiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan.
Penulis: Sabrina Jivanca
Mahasiswa Program Studi Akuntansi, Universitas Semarang












