BeritaPendidikan

Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Program Akuaponik kepada Warga RW 07 Kelurahan Kaligawe sebagai Upaya Ketahanan Pangan Warga

Avatar photo
127
×

Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Program Akuaponik kepada Warga RW 07 Kelurahan Kaligawe sebagai Upaya Ketahanan Pangan Warga

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Undip berfoto bersama warga RW 07, Semarang, setelah program sosialisasi dan praktik akuaponik. Kegiatan ini bertujuan memberikan solusi pangan sehat dengan budidaya pertanian dan perikanan di lahan terbatas.

NEWSFEED.ID, SEMARANGMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) yang tengah menjalankan program pengabdian masyarakat memperkenalkan sistem akuaponik kepada warga RW 07 Kelurahan Kaligawe sebagai bentuk inovasi pertanian modern yang berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bertema “Kampanye Solusi Pangan Sehat dari Rumah”, yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberikan alternatif budidaya pertanian dan perikanan di lahan terbatas.

Acara yang berlangsung pada Sabtu Malam (26/7/2025) ini dimulai pukul 19.00 WIB dan dilaksanakan di RT 06. Dihadiri oleh lebih dari 30 warga setempat, Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi oleh tim KKN Undip mengenai pengertian, manfaat, dan cara kerja sistem akuaponik.

Akuaponik merupakan metode budidaya yang menggabungkan pertanian tanaman secara hidroponik dengan budidaya ikan dalam satu sistem terpadu. Limbah dari ikan akan digunakan sebagai pupuk organik bagi tanaman, sementara tanaman membantu menyaring air agar tetap bersih untuk kehidupan ikan.

Dalam pemaparannya, peserta KKN Undip, Ais, menjelaskan bahwa sistem akuaponik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga efisien dari segi biaya dan ruang. “Salah satu keuntungan utama dari akuaponik adalah bisa diterapkan di area sempit seperti halaman rumah atau lahan pekarangan. Sangat cocok untuk lingkungan padat penduduk seperti di RW 07 ini,” ujarnya.

Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung penanaman semai benih sawi serta pelepasan ikan ke kolam akuaponik. Warga terlihat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan malam sabtu itu. Banyak dari mereka yang aktif bertanya mengenai perawatan sistem, pemilihan jenis ikan dan tanaman, hingga potensi keuntungan secara ekonomi.

Hasil dari sistem akuaponik yang diperkenalkan oleh mahasiswa KKN Undip kepada warga RW 07, Semarang. Sistem ini menggabungkan budidaya ikan dan tanaman sebagai solusi pangan sehat di lahan terbatas, sekaligus menciptakan ekosistem yang efisien dan berkelanjutan.

Selain praktik langsung, mahasiswa kelompok 5 Tim 77 KKN Undip juga membagikan modul sederhana berisi panduan pembuatan dan perawatan akuaponik agar warga dapat mencoba sendiri di rumah masing-masing. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Ketua RW 07, Bapak Edi, yang berharap program seperti ini dapat berkelanjutan. “Kami sangat mendukung kegiatan mahasiswa KKN Undip karena benar-benar bermanfaat. Semoga ke depannya tanaman dan ikan yang dibudidaya di sini dapat berlanjut,” ujarnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Undip tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga turut menginspirasi masyarakat untuk menerapkan teknologi tepat guna di lingkungan mereka. Sistem akuaponik menjadi bukti bahwa keterbatasan lahan bukanlah halangan untuk menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id