BeritaPendidikan

Mahasiswa KKN UNDIP Dampingi Penerapan Cairan Pengurang Aroma Kotoran di Kandang Warga

Avatar photo
60
×

Mahasiswa KKN UNDIP Dampingi Penerapan Cairan Pengurang Aroma Kotoran di Kandang Warga

Sebarkan artikel ini

NEWSFEED.ID, Sragen, 4 Agustus 2026 – Sebagai bentuk penerapan ilmu dan kepedulian terhadap lingkungan peternakan masyarakat, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan sosial masyarakat berupa pendampingan penerapan cairan pengurang aroma kotoran kandang di salah satu kandang milik warga Desa Karanganyar.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Kandang Ceria: Gerakan Sanitasi Kandang Cerdas untuk Ternak Sehat dan Peternak Sejahtera, khususnya inovasi mahasiswa Program Studi Kimia dalam pemanfaatan cairan pengurang aroma kotoran kandang. Kegiatan dilakukan dengan melibatkan warga secara langsung agar inovasi yang telah diperkenalkan sebelumnya dapat diterapkan pada kondisi kandang masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendampingi warga dalam mengaplikasikan cairan pada area kandang dan lingkungan sekitar yang menjadi sumber aroma kurang sedap. Pengaplikasian dilakukan menggunakan botol semprot sehingga cairan dapat digunakan secara praktis dan merata pada area yang diperlukan. Upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kandang ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), khususnya melalui terciptanya lingkungan peternakan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Selain melakukan penyemprotan, mahasiswa juga memberikan penjelasan kepada warga mengenai fungsi cairan, cara penggunaannya, serta pentingnya penerapan sanitasi kandang secara tepat. Pendampingan secara langsung tersebut turut mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui proses berbagi pengetahuan dan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan inovasi sederhana dalam pengelolaan lingkungan kandang.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung penerapan produk dalam kondisi lingkungan kandang milik warga. Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa juga memperoleh masukan dari warga mengenai penggunaan produk dan kondisi lingkungan kandang sebagai bahan evaluasi untuk pengembangan dan pemanfaatan produk selanjutnya.

Melalui kegiatan sosial masyarakat ini, mahasiswa KKN berharap inovasi sederhana yang telah dikembangkan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi warga. Penerapan produk yang disertai edukasi dan pendampingan diharapkan tidak hanya membantu menciptakan lingkungan kandang yang lebih nyaman, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menjaga sanitasi lingkungan secara berkelanjutan, sehingga berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 3 dan SDGs 4.

Penulis: Icha Rahma Lintang Sari

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id