NEWSFEED.ID, Semarang — Mahasiswa Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Anira Rafa Naura, melaksanakan program kerja pendampingan penyusunan basis data produk UMKM di Desa Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Program yang merupakan bagian dari Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 14 Kelompok 1 ini menyasar tiga UMKM, yaitu Anto Aquarium Art, Tahu Bakso Amellia, dan UPPKA Melati Makmur.
Program ini bermula dari persoalan bahwa informasi produk dari masing-masing UMKM belum terdokumentasi secara lengkap dan terstruktur, sehingga belum tersedia basis data yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi produk, baik untuk kebutuhan promosi maupun pengelolaan usaha sehari-hari.
Untuk menjawab persoalan tersebut, disusun instrumen pendataan produk UMKM yang terstandarisasi, kemudian diintegrasikan dengan Google Form agar proses pengisian dapat dilakukan secara praktis. Instrumen tersebut digunakan untuk mengidentifikasi dan mengumpulkan data produk dari masing-masing UMKM, sebelum akhirnya disusun menjadi basis data digital tersendiri untuk tiap UMKM dalam format spreadsheet yang dapat terus diperbarui seiring perkembangan produk. Basis data per UMKM inilah yang menjadi fokus utama program, dengan pemanfaatan sebagai sumber data e-katalog digital menjadi salah satu tujuan penyusunannya.
Basis data yang dihasilkan memuat informasi inti tiap produk, meliputi identitas dan nama produk, kategori, varian, harga, foto produk, serta kontak. Struktur pencatatan yang seragam diharapkan memudahkan pelaku usaha maupun pihak lain dalam membaca dan memanfaatkan informasi produk.
Pendampingan dilakukan secara bertahap kepada tiga UMKM. Anto Aquarium Art menjadi UMKM pertama yang didampingi pada Rabu (5/8/2026) di lokasi usaha. Pada sesi ini, pelaku usaha diajak mengisi instrumen pendataan melalui Google Form sambil didampingi mahasiswa untuk memastikan data yang dimasukkan lengkap dan sesuai format.

Pendampingan dilanjutkan pada Kamis (6/8/2026) bersama Tahu Bakso Amellia. Pendampingan kembali dilakukan secara langsung di lokasi usaha dengan tahapan pendataan yang serupa.

Sementara itu, pendampingan terhadap UPPKA Melati Makmur dilaksanakan pada Jumat (7/8/2026) di posko Kelompok 1 KKN-T IDBU 14. Dalam pertemuan tersebut, anggota KKN menyampaikan program kerja masing-masing kepada anggota UPPKA. Pada kesempatan yang sama, Anira melaksanakan pendampingan pengisian instrumen pendataan produk sebagai bagian dari program penyusunan basis data UMKM.

Mas Bagas, pemilik Anto Aquarium Art, menilai instrumen pendataan ini memudahkan pencatatan produk yang selama ini belum terdokumentasi secara rapi.
“Instrumen ini memudahkan merekap produk yang dijual beserta keterangannya ke dalam spreadsheet sebagai database,” ujar Mas Bagas.
Dengan tersedianya basis data digital ini, ketiga UMKM diharapkan memiliki sumber informasi produk yang lebih lengkap, terstruktur, dan mudah diperbarui. Data tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan katalog produk serta mendukung pengelolaan informasi usaha secara berkelanjutan.
Program pendampingan penyusunan basis data ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penguatan tata kelola informasi produk yang mendukung produktivitas dan daya saing UMKM di Desa Branjang.












