BeritaPendidikan

GuruInovatif.id Dorong Sekolah Terapkan Pembelajaran Berbasis Data melalui Entry Level Assessment

Avatar photo
303
×

GuruInovatif.id Dorong Sekolah Terapkan Pembelajaran Berbasis Data melalui Entry Level Assessment

Sebarkan artikel ini
Peserta didik berfoto bersama usai mengikuti kegiatan Entry Level Assessment (ELA) yang diselenggarakan GuruInovatif.id di salah satu sekolah mitra.

NEWSFEED.ID, Jakarta — Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, GuruInovatif.id mengajak sekolah untuk semakin mengoptimalkan penggunaan data dalam proses pembelajaran melalui program Entry Level Assessment (ELA). Asesmen diagnostik ini membantu guru memahami kemampuan awal peserta didik sehingga strategi pembelajaran dapat disusun secara lebih tepat sasaran sejak awal tahun ajaran.

Program yang berlangsung pada Juli hingga September 2026 tersebut telah dilaksanakan di lebih dari 50 sekolah dengan melibatkan lebih dari 300 guru serta 10.000 peserta didik jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK. Melalui asesmen ini, sekolah memperoleh gambaran mengenai kemampuan akademik, kesiapan belajar, serta kebutuhan pendampingan setiap siswa.

Berbeda dengan ujian yang berorientasi pada penilaian hasil belajar, Entry Level Assessment berfungsi sebagai asesmen diagnostik yang membantu guru memetakan karakteristik peserta didik sebelum pembelajaran berlangsung. Informasi tersebut menjadi dasar dalam menyusun pembelajaran berdiferensiasi sesuai tingkat kemampuan siswa.

Melalui hasil asesmen, guru dapat mengidentifikasi peserta didik yang memerlukan penguatan materi dasar maupun pengayaan. Selain itu, data yang diperoleh juga membantu sekolah menyusun strategi pembelajaran yang lebih efektif, melakukan evaluasi perkembangan belajar secara objektif, serta meminimalkan kesenjangan kemampuan antarsiswa.

GuruInovatif.id menilai bahwa pendekatan pembelajaran berbasis data menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan memahami kondisi awal peserta didik, guru dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih adaptif, inklusif, dan sesuai kebutuhan masing-masing siswa.

Pelaksanaan Entry Level Assessment tahun ini dilakukan secara bertahap di berbagai sekolah mitra di sejumlah daerah. Beberapa sekolah yang telah berpartisipasi antara lain SMPN 1 Bangil, SMPN 3 Kepanjen, SMP Negeri 2 Pakis, SMKN 9 Malang, SMK Telkom Malang, SMP Negeri 17 Jakarta, SMKN 60 Jakarta, SMAN 83 Jakarta, serta puluhan sekolah lainnya. Jumlah sekolah peserta masih akan terus bertambah hingga September 2026.

Selain melaksanakan asesmen, GuruInovatif.id juga menghadirkan program Parenting After ELA yang melibatkan psikolog profesional. Program ini bertujuan membantu orang tua memahami hasil asesmen anak sekaligus memberikan edukasi mengenai perkembangan anak, gaya belajar, kesehatan mental, serta strategi pendampingan di rumah.

Kolaborasi juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan program ini. GuruInovatif.id bekerja sama dengan berbagai sekolah, komunitas pendidikan, organisasi mahasiswa, serta komunitas kepemudaan untuk memperluas dampak program terhadap peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Melalui penyelenggaraan Entry Level Assessment, GuruInovatif.id berharap semakin banyak sekolah memanfaatkan asesmen diagnostik sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pembelajaran. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan proses belajar yang lebih personal, efektif, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik sejak awal tahun ajaran.

Tentang GuruInovatif.id

Bagi Anda yang belum mengetahui, GuruInovatif.id merupakan platform pendidikan yang berfokus pada pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan, pendampingan, asesmen pendidikan, serta pengembangan profesional. Dengan pendekatan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor, GuruInovatif.id membantu guru dan sekolah menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Hingga saat ini, program-program GuruInovatif.id telah menjangkau pendidik di 38 provinsi Indonesia.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id