Sragen, Jawa Tengah — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) memperkenalkan desain sistem sirkulasi dan filtrasi untuk kolam ikan patin kepada pembudidaya ikan di Desa Tenggak, Kabupaten Sragen, pada 5 Agustus 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu pembudidaya menjaga kualitas air kolam dengan sistem penyaringan yang membuat air dapat terus bersirkulasi.
Perancangan tersebut dilakukan oleh Vidjay Nauval Dzaky, mahasiswa Program Studi D4 Rekayasa Perancangan Mekanik, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro. Ide ini berangkat dari kebutuhan pembudidaya untuk menjaga kondisi air kolam selama proses budidaya ikan patin. Air kolam yang digunakan dalam waktu lama dapat mengalami penurunan kualitas akibat sisa pakan, kotoran ikan, maupun endapan yang terkumpul.
Selama ini, pengelolaan air menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya ikan patin. Penggantian air secara berkala memang dapat dilakukan, tetapi diperlukan pula sistem yang dapat membantu menjaga kondisi air melalui proses sirkulasi dan penyaringan.
Melihat kondisi tersebut, Vidjay menyusun desain sistem yang mengatur aliran air dari kolam menuju bagian filter, kemudian mengalirkannya kembali ke kolam. Air yang melewati filter akan mengalami proses penyaringan sebelum kembali digunakan. Rancangan ini dibuat dengan mempertimbangkan alur air dan penempatan komponen agar lebih mudah dipahami oleh pembudidaya.
Pada 5 Agustus, desain tersebut diperlihatkan kepada pembudidaya ikan patin di Desa Tenggak. Vidjay menjelaskan bagaimana air bergerak dari kolam menuju filter dan kembali lagi ke kolam, serta fungsi filter dalam membantu menyaring kotoran dari air.
Menurut Vidjay, perancangan tersebut tidak hanya berfokus pada bentuk alat, tetapi juga pada bagaimana sistem dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembudidaya di lapangan. “Desainnya dibuat supaya alur sirkulasi airnya lebih mudah dipahami dan nantinya bisa menjadi gambaran kalau ingin diterapkan pada kolam,” jelasnya.
Bagi pembudidaya, adanya desain tersebut dapat memberikan gambaran mengenai alternatif pengelolaan air tanpa hanya mengandalkan penggantian air secara berkala. Sistem filtrasi juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi kolam agar tetap mendukung proses pemeliharaan ikan patin.
Selain menjadi bentuk penerapan ilmu dari bidang Rekayasa Perancangan Mekanik, kegiatan ini juga memperlihatkan bagaimana pengetahuan mahasiswa dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Desain yang dibuat menjadi salah satu upaya sederhana untuk membantu pembudidaya memahami sistem sirkulasi dan filtrasi yang dapat diterapkan pada kolam ikan patin.
Melalui perancangan tersebut, pembudidaya ikan patin Desa Tenggak memperoleh referensi mengenai sistem sirkulasi dan filtrasi yang dapat digunakan untuk membantu menjaga kualitas air kolam. Rancangan ini juga dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai kondisi kolam dan kebutuhan pembudidaya di lapangan.
- Vidjay Naufal Dzaky
- Mahasiswa Rekayasa Perancangan Mekanik UNDIP
- vidjaynaufaldzaky@gmail.com
- 081252660681
-
bukti-tf-reportase-2 - Setuju









