NEWSFEED.ID, KENDAL – Kelompok Mahasiswa Mengabdi Desa (MAHESA) Manggungmangu Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Tahun 2026 melaksanakan kegiatan sowan UMKM kopi di Desa Manggungmangu, Kabupaten Kendal, pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan pelaku UMKM sekaligus mengenal lebih dekat potensi usaha kopi lokal yang menjadi salah satu produk unggulan desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di tempat usaha milik Ibu Rahma, salah satu pelaku UMKM roasting kopi di Desa Manggungmangu. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh berbagai informasi mengenai proses pengolahan kopi, mulai dari pemilihan biji kopi, proses roasting, hingga pengemasan produk sebelum dipasarkan kepada konsumen.
Koordinator Desa (Kordes) MAHESA Desa Manggungmangu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk menggali potensi ekonomi desa sekaligus membangun komunikasi dengan para pelaku usaha lokal. “Kami ingin mengenal lebih dekat potensi UMKM yang ada di Desa Manggungmangu. Melalui kunjungan ini, kami dapat belajar mengenai proses pengolahan kopi sekaligus mengetahui tantangan dan peluang yang dihadapi pelaku usaha dalam mengembangkan produknya,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, Ibu Rahma memperkenalkan berbagai jenis kopi yang diproduksi dan diolah secara mandiri. Mahasiswa juga berkesempatan melihat secara langsung proses roasting kopi yang menjadi tahapan penting dalam menghasilkan cita rasa dan aroma kopi yang khas. Proses roasting berlangsung selama kurang lebih 30 menit dengan suhu mencapai 215 derajat Celsius, sehingga menghasilkan tingkat kematangan biji kopi yang optimal sesuai karakter rasa yang diinginkan.
Selain itu, mahasiswa memperoleh informasi bahwa produk kopi milik Ibu Rahma kini telah berhasil dipasarkan melalui berbagai platform marketplace. Kehadiran produk di marketplace menjadi salah satu langkah dalam memperluas jangkauan pemasaran sehingga kopi khas Desa Manggungmangu dapat dikenal oleh masyarakat yang lebih luas. Ibu Rahma mengaku senang atas kunjungan mahasiswa MAHESA yang telah memberikan perhatian terhadap perkembangan UMKM di desanya. “Kami berharap kunjungan seperti ini dapat menjadi awal terjalinnya kerja sama yang baik antara mahasiswa dan pelaku UMKM. Semoga potensi kopi Desa Manggungmangu semakin dikenal dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut ditutup dengan sesi diskusi mengenai perkembangan usaha kopi lokal serta peluang promosi digital. Mahasiswa dan pelaku UMKM saling bertukar pengalaman dan ide mengenai strategi pengembangan produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Melalui kegiatan sowan UMKM ini, Kelompok Mahasiswa Mengabdi Desa (MAHESA) UPGRIS berharap dapat terus mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat Desa Manggungmangu serta mendorong UMKM lokal agar semakin berkembang melalui inovasi dan pemasaran digital.












