BeritaPendidikan

Wujudkan Generasi Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 13 Terjun Langsung Bantu Kegiatan Posyandu di Desa Kawengen

Avatar photo
231
×

Wujudkan Generasi Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 13 Terjun Langsung Bantu Kegiatan Posyandu di Desa Kawengen

Sebarkan artikel ini

NEWSFEED.ID, Kabupaten Semarang — Sebagai bagian dari pengabdian masyarakat di bidang kesehatan, para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 13 Desa Kawengen ikut serta dalam memperkuat kegiatan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu). Kegiatan rutin tersebut diadakan oleh para pegawai desa dan anggota kader kesehatan dari Desa Kawengen, Kabupaten Semarang.

Kehadiran mahasiswa KKN ini bertujuan untuk membantu mempermudah proses pelayanan dan memberikan informasi tambahan kepada para ibu tentang pentingnya memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa kelompok 13 membagi tugas untuk membantu para kader di beberapa titik layanan, yaitu sistem 5 meja. Kontribusi mereka mencakup berbagai hal teknis dan urusan administrasi yang penting bagi keakuratan data kesehatan penduduk.

Beberapa tugas yang dilakukan oleh mahasiswa antara lain:

  • Pendaftaran dan Administrasi: Membantu dalam mencatat kehadiran balita serta ibu hamil.
  • Pengukuran Antropometri: Melakukan penimbangan berat badan, mengukur tinggi badan, serta mengukur lingkar kepala balita secara teliti.
  • Pencatatan buku KIA: Membantu mengisi data ke dalam buku kesehatan ibu dan anak (KIA).
  • Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Membantu mendistribusikan nutrisi tambahan kepada balita agar dapat mencegah terjadinya stunting.

Selain membantu dalam proses pemeriksaan secara teknis, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 13 juga bertukar pikiran dengan para orang tua terkait cara makan yang sehat dan bergizi. Ini sesuai dengan upaya pemerintah untuk mengurangi angka stunting di area pedesaan.

“Kehadiran para saudara mahasiswa sangat membantu kami, khususnya dalam proses mengukur dan mencatat yang membutuhkan ketelitian. Warga merasa lebih antusias datang ke Posyandu karena suasana jadi lebih ramai dan bernuansa edukatif,” kata Bu Nanik, salah satu anggota kader kesehatan Desa Kawengen.

Kegiatan ini bukan hanya membantu pekerjaan medis saja, tetapi juga memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk berbicara dan berhubungan langsung dengan warga sekitar. Dengan cara yang ramah, para mahasiswa berhasil membuat suasana Posyandu menjadi lebih menyenangkan bagi anak-anak, sehingga memeriksa kesehatan balita tidak lagi membuat mereka takut.

Ketua Kelompok 13 KKN UPGRIS, Zidane Wahyu Saputra mengatakan bahwa pengalaman ini memberikan pembelajaran penting tentang kondisi kesehatan di desa. “Kami menyadari bahwa kesehatan masyarakat dimulai dari deteksi dini di Posyandu. Kami senang bisa membantu langsung dalam menjaga kesehatan generasi muda di Desa Kawengen.”

Dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Kawengen semakin sadar dan rutin menghadiri Posyandu. Dukungan dari mahasiswa KKN UPGRIS diharapkan dapat memberikan semangat baru kepada para kader kesehatan dalam menjalankan tugas-tugas mulia mereka setiap bulannya.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id