NEWSFEED.ID — Artifitical Intelligence merupakan suatu perangkat yang meniru tindakan manusia yang dibuat dalam bentuk mesin. Teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) merupakan sebuah cabang ilmu komputer yang bertujuan untuk menciptakan mesin atau sistem yang dapat melakukan tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia.
Kecerdasan buatan merupakan kecerdasan yang ditambahkan pada suatu sistem dalam konteks ilmiah. Kecerdasan buatan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin agar dapat melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan manusia.
AI bertujuan untuk menciptakan mesin yang dapat membantu belajar lebih mudah dan cepat berkembang secara mandiri dengan algoritma yang sudah didefinisikan.
Artifitical Intelligence terbagi menjadi dua, yaitu berdasarkan fungsinya dan berdasarkan tingkat kemampuannya. Berdasarkan fungsinya AI terbagi menjadi tiga jenis yaitu AI yang mampu membantu dalam proses pengambilan keputusan, AI yang dapat membantu dalam tugas-tugas tertentu, dan AI yang dapat menggantikan pekerjaan manusia.
Berdasarkan dari tingkat kemampuannya, AI dibagi menjadi tiga jenis yaitu AI yang memiliki kemampuan terbatas, AI yang memiliki kemampuan sedang dan AI yang memiliki kemampuan tinggi.
Artifitical Intelligence membawa kemajuan pada teknologi komputasi algoritma sehingga dapat memungkinkan AI lebih berkembang dan dapat digunakan dalam banyak aplikasi baru seperti, pemerosesan Bahasa alami, pengenalan wajah, dan pemerosesan gambar (Mueller dan Massaron, 2022).
Kemudian, dari tahun 1990 hingga awal 2000, teknologi baru seperti jaringan syaraf tiruan, algoritma genetika, dan big data processing muncul, mendorong kecerdasan buatan lebih jauh lagi.
Kemajuan ini telah memungkinkan pengembangan aplikasi Al yang dapat memecahkan masalah yang lebih kompleks seperti mengemudi secara otonom dan diagnosis medis.
Gagasan kecerdasan buatan merupakan membuat mesin atau komputer melakukan tugas yang membutuhkan banyak pemikiran manusia, seperti pengenalan suara, pengenalan wajah, pemrosesan bahasa alami, dan pengambilan keputusan yang cerdas. Ada beberapa jenis Al, termasuk Machine Learning, Deep Learning, dan Natural Language Processing.
Al merupakan salah satu bentuk modernisasi dalam bidang teknologi yang diciptakan untuk mewujudkan kehidupan manusia yang lebih sejahtera. Keberadaanya AI dinilai mampu mengubah kehidupan manusia dalam berbagai sektor.
Al telah memberikan dampak yang signifikan pada berbagai industri seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, transportasi, dan industri. Al juga telah mengubah cara manusia berinteraksi dengan teknologi dan memberikan peluang yang besar bagi kemajuan teknologi di masa depan.
AI dapat membantu meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik dan meningkatkan efesiensi maupun produktivitas dalam berbagai sektor, seperti membantu analisis risiko kredit pada sektor perbankan dan keuangan, pengaturan lalu lintas pada sektor transportasi hingga membantu pengembangan kurikulum pada sektor pendidikan dan pembelajaran.
AI juga mempunyai tantangan terhadap pekerjaan manusia seperti kehilangan pekerjaan, kecurangan, diskriminasi serta permasalahan keamanan data dan privasi.
Perkembangan AI dimasa depan masih sangat besar karna AI dapat sekali membantu meningkatkan kualitas kehidupan bagi manusia yakni dibidang kesehatan maupun penelitian. Pengembangan AI juga harus diimbangi dengan regulasi yang tepat agar memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh para pengguna.
Pengguna AI harus dilakukan secara hati hati karna menghindari dari dampak negatif yang dapat merugikan pada kehidupan manusia. Harapan dari pengembangan AI yakni dapat digunakan secara efektif dan aman dalam kehidupan manusia. Dengan pengembangan AI yang berkelanjutan maka diharapkan AI kedepannya dapat membantu meningkatkan kualitas kehidupan hidup manusia di masa depan.
Disusun oleh :
Salwa Izmi Salbilah (5553220084)
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Ilmu Ekonomi Pembangunan
Mata Kuliah Bahasa Indonesia











