BeritaPendidikan

Membangun Generasi Antikorupsi, Mahasiswa Hukum Universitas Muhammadiyah Malang Adakan Sosialisasi di SMP Bani Hasyim Singosari

Avatar photo
217
×

Membangun Generasi Antikorupsi, Mahasiswa Hukum Universitas Muhammadiyah Malang Adakan Sosialisasi di SMP Bani Hasyim Singosari

Sebarkan artikel ini
Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi siswa kelas 9 tentang pentingnya integritas dan penanggulangan korupsi sejak dini.

NEWSFEED.ID, MALANG — Pada Senin (11/11/2024), mahasiswa/i Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan sosialisasi antikorupsi di SMP Bani Hasyim Singosari.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi siswa kelas 9 tentang pentingnya integritas dan penanggulangan korupsi sejak dini. Dalam acara yang dihadiri oleh 50 siswa, para mahasiswa/i menyampaikan materi melalui presentasi, diskusi interaktif, dan permainan edukatif yang menarik.

Korupsi merupakan salah satu masalah serius yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Menurut data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam memberantas praktik korupsi di berbagai sektor.

Oleh karena itu, upaya untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada generasi muda sangatlah penting. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran di kalangan siswa mengenai dampak negatif korupsi serta pentingnya berperilaku jujur dan transparan.

Sosialisasi dimulai dengan sambutan dari Kepala SMP Bani Hasyim, yang sangat mendukung inisiatif mahasiswa/i UMM ini. Dalam sambutannya, beliau menyatakan, “Pendidikan antikorupsi harus dimulai dari usia dini. Kami berharap siswa-siswi di sini dapat memahami betapa pentingnya menjaga integritas diri.” Setelah sambutan, mahasiswa/i mulai memperkenalkan materi dengan cara yang menarik.

Mahasiswa/i UMM membagi materi menjadi beberapa segmen. Pertama, mereka menjelaskan apa itu korupsi, jenis-jenisnya, dan bagaimana korupsi dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari.

Siswa-siswi diajak untuk berpikir kritis dengan mempertanyakan contoh-contoh korupsi yang mungkin mereka dengar di berita. Diskusi ini sangat interaktif, di mana siswa-siswa aktif bertanya dan memberikan pendapat.

Selanjutnya, mahasiswa/i menjelaskan tentang nilai-nilai antikorupsi yang perlu ditanamkan, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan sikap proaktif dalam melaporkan tindakan korupsi.

Mereka juga memberikan contoh nyata dari tokoh-tokoh yang berjuang melawan korupsi, sehingga siswa-siswi dapat terinspirasi oleh perjuangan mereka.

Untuk membuat suasana lebih hidup, mahasiswa/i UMM mengadakan permainan edukatif. Permainan ini dirancang untuk menguji pengetahuan siswa tentang korupsi dan nilai-nilai antikorupsi.

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan diminta untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar topik tersebut. Permainan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga efektif dalam menguatkan pemahaman siswa mengenai materi yang telah disampaikan.

Di akhir kegiatan, mahasiswa/i UMM memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk menyampaikan kesan dan pesan mereka setelah mengikuti sosialisasi.

Banyak siswa yang mengungkapkan rasa terima kasih dan mengaku belajar banyak tentang pentingnya berperilaku antikorupsi.

“Saya tidak tahu bahwa korupsi bisa terjadi di mana saja. Sekarang, saya ingin menjadi orang yang jujur dan tidak terlibat dalam hal-hal buruk,” ungkap salah satu siswa.

Sosialisasi antikorupsi yang diadakan oleh mahasiswa/i hukum Universitas Muhammadiyah Malang di SMP Bani Hasyim Singosari merupakan langkah positif dalam membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya integritas.

Dengan pendekatan yang edukatif dan interaktif, kegiatan ini berhasil menarik minat siswa-siswi dan memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai isu korupsi.

Harapannya, kegiatan semacam ini dapat dilanjutkan dan diperluas ke sekolah-sekolah lain, sehingga semakin banyak generasi muda yang terpanggil untuk berperan aktif dalam memberantas korupsi di Indonesia.

Dengan demikian, melalui pendidikan yang tepat dan pemahaman yang mendalam, generasi muda diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa Indonesia ke arah yang lebih baik, bebas dari korupsi dan penuh dengan nilai-nilai kejujuran.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id