BeritaKuliah Kerja NyataPendidikan

Mahasiswa KKN Undip Bantu UMKM Lewat Pembuatan Sertifikasi Halal dan Edukasi di Tembalang, Semarang

Avatar photo
184
×

Mahasiswa KKN Undip Bantu UMKM Lewat Pembuatan Sertifikasi Halal dan Edukasi di Tembalang, Semarang

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN-T 131 Universitas Diponegoro berfoto bersama Wahyu Niwan, pemilik UMKM Tahu Boss, usai pelaksanaan program pendampingan sertifikasi halal dan peningkatan mutu produksi di Kelurahan Tembalang, Kota Semarang, Jumat (20/6/2025).

NEWSFEED.ID, SEMARANG – Sebagai bentuk perwujudan salah satu pilar Tridharma Perguruan Tinggi yakni “Pengabdian kepada masyarakat” yakni lewat Komitmen mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini diimplementasikan oleh mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 2025.

Mahasiswa dari KKN-T 131 Undip di Kelurahan Tembalang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Nicholas dari Fakultas Hukum, 4 anggota lainnya yakni Bayu dari Fakultas Teknik, Nindita dari Fakultas Kedokteran, Sahita dari Fakultas Psikologi dan Chalista dari Fakultas Sains dan Matematika menyambangi salah satu UMKM di daerah tersebut.

Melalui dua program yang berlangsung secara berkesinambungan, Nicholas dan tim mendampingi salah satu pelaku usaha kuliner di lingkar kampus UNDIP, yakni Tahu Boss—sebuah kedai makanan yang menjual tahu goreng crispy yang dikelola oleh Wahyu Niwan dan istrinya. Kegiatan ini difokuskan pada dua hal penting: edukasi pentingnya pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta sertifikasi halal bagi UMKM sebagai standar ketahanan pangan.

Program pertama dilaksanakan pada Jumat, 20 Juni 2025, Mereka menyampaikan niat baik yang ingin dilakukan kepada Wahyu Niwan, sang pemilik usaha Tahu Boss. “Kami selaku UMKM kendalanya dalam pembuatan legalitas seperti ini adalah di biaya yang cukup memberatkan” ucap Wahyu Niwan.

Tim KKN-T 131 Universitas Diponegoro berfoto bersama usai melaksanakan serangkaian kegiatan pemberdayaan UMKM di Kelurahan Tembalang, Semarang, sebagai bagian dari pengabdian masyarakat tahun 2025.

Proses pendaftaran sertifikasi halal dimulai oleh Nicholas, Mahasiswa Fakultas Hukum dengan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara daring, dilanjutkan dengan pengajuan melalui situs resmi Sihalal.

Pemeriksaan lapangan dan verifikasi dilakukan oleh Erni selaku perwakilan dari Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Janeeta Apria dan Siti Susanti selaku Dosen Pembimbing Lapangan KKN-T 131 Undip, yang secara aktif mendampingi dan mengevaluasi seluruh alur produksi di Tahu Boss.

Dengan adanya sertifikasi halal dan izin berusaha, UMKM Tahu Boss mampu bersaing didunia kuliner dengan syarat hukum yang terpenuhi dan juga kehalalannya bagi konsumen agar dapat mengonsumsi dengan nyaman dan aman.

Kegiatan pun dilanjutkan dengan Bayu, terkait edukasi perubahan minyak goreng bekas menjadi etanol dan juga edukasi mengenai keselamatan kerja dalam penggunaan alat alat dalam pembuatan tahu goreng crispy di Tahu Boss. Dengan edukasi ini diharapkan banyak tercipta sumber pemasukan tambahan dalam rencana usaha.

Chalista, Mahasiswi Fakultas Sains dan Matematika melakukan Edukasi personal Hygiene dan Sanitasi Produksi sebagai Upaya Peningkatan Mutu dan Keamanan Produk Pangan pada UMKM Tahu Boss serta Pemberdayaan Ekonomi Pelaku Usaha melalui Desain Kemasan Edukatif, Menarik, dan Informatif untuk Produk UMKM Tahu Boss. Lewat edukasi ini, akan menjamin kesehatan serta kebersihan yang diiringi dengan kemasan desain yang menarik akan bermuara pada ketertarikan konsumen Tahu Boss.

Diminggu berikutnya, Sahita, Mahasiswi Fakultas Psikologi melakukan edukasi terhadap pelaku usaha dan timnya terkait manajemen emosi dan stress dalam menghadapi konsumen ditiapharinya. Harapannya dengan adanya edukasi ini, Pelaku usaha mampu menerapkan pelayanan yang terbaik bagi konsumen dan menciptakan testimoni yang baik bagi konsumen Tahu Boss.

Seiringan dengan itu, Nindita selaku mahasiswa Fakultas Kedokteran melakukan Pelatihan dan pendampingan simulasi perhitungan HPP berbasis gizi untuk tahu boss sebagai strategi penetapan harga jual sehat dan kompetitif dan Edukasi 5 Kunci Keamanan Pangan untuk Pedagang Tahu Boss.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kehalalan bahan yang digunakan dalam pembuatannya dan juga manajemen pembiayaan yang baik demi keberjalanan usaha yang akan menjamin keberjalanan usaha Tahu Boss.

Dengan adanya kebijakan halal dan edukasi terstruktur, Tahu Boss kini menjadi salah satu UMKM di wilayah Tembalang yang telah tersertifikasi halal sekaligus memiliki dokumen kebijakan yang dapat dijadikan referensi oleh UMKM lainnya.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id