Pendidikan

Healthy Cookies MOMONANA Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Bukti

Avatar photo
76
×

Healthy Cookies MOMONANA Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Bukti

Sebarkan artikel ini
Cookies MOMONANA (MOcaf, MOringa, baNANA)

NEWSFEED.ID, Bali — Tim dosen dan mahasiswa bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Sari Desa Bukti meluncurkan produk pangan sehat Healthy Cookies MOMONANA (MOcaf, MOringa, baNANA) sebagai bagian dari upaya mendukung program Indonesia Bebas Stunting. Produk ini dibuat dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang melimpah di Desa Bukti: tepung mocaf, pisang, dan daun kelor.

Cookies MOMONANA dibuat sebagai camilan bergizi untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) balita, sekaligus membuka peluang ekonomi melalui pengolahan pangan lokal. Tepung mocaf mengandung kalsium, fosfor, serat, vitamin C, rendah kalori dan bebas gluten. Pisang kaya vitamin dan mineral, sedangkan daun kelor diketahui sebagai sumber protein nabati tinggi serta mikronutrien penting.

Penyaluran Cookies MOMONANA (MOcaf, MOringa, baNANA) Sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Balita di Desa Bukti

“Pemanfaatan pangan lokal tidak hanya berperan dalam pemenuhan gizi balita, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Produk ini menjadi contoh bahwa pangan sehat tidak harus mahal dan bisa dihasilkan dari potensi desa sendiri,” ujar Risa Panti Ariani, Dosen Undiksha sebagai pelaksana program.

Program pemberdayaan ini meliputi pelatihan pembuatan produk, pengemasan, produksi untuk PMT, promosi digital, pembukuan sederhana, hingga pendampingan rutin. Kegiatan ini sekaligus memberi pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu di masyarakat.

Salah satu kader Posyandu Desa Bukti, Ni Putu Ayu Suartiningsih, menyambut baik inisiatif ini karena mendukung pemenuhan gizi balita melalui PMT berbasis pangan lokal. “Produk ini bisa menjadi alternatif PMT yang lebih sehat, dan terbuat dari tepung mocaf serta daun kelor menjadikan cookie varian baru yang disukai anak-anak,” jelasnya.

Pendamping P2M Desa Bukti, I Made Supatra, juga memberikan apresiasi terhadap program ini. “Adanya program ini tentu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para KWT di Desa Bukti dalam mengolah bahan pangan lokal seperti kelor, mocaf, dan pisang yang memang dihasilkan dari desa sendiri,” ungkapnya.

Program MOMONANA sejalan dengan Asta Cita, mendukung pencapaian SDGs (ketahanan pangan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, ekonomi desa), serta memberi kontribusi nyata bagi penurunan angka stunting melalui PMT berbahan lokal.

Melalui kolaborasi akademisi dan masyarakat desa, Desa Bukti diharapkan menjadi model desa tangguh pangan yang berkelanjutan, mendorong pertanian lokal, kesehatan, dan ekonomi masyarakat secara bersamaan.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id