NEWSFEED.ID, Gresik — Pelatihan bertajuk “Pengembangan Mindset dan Perencanaan Bisnis melalui Business Model Canvas (BMC)” diselenggarakan bagi anggota Karang Taruna Tunas Muda Desa Raci Kulon, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada Minggu, 12 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Sub Kelompok 1, Kelompok PKM Reguler 26 Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, dan dilaksanakan di Balai Desa Raci Kulon.
Kegiatan ini ditujukan bagi anggota Karang Taruna Tunas Muda sebagai mitra sasaran, dengan tujuan menumbuhkan pola pikir kewirausahaan sekaligus membekali peserta dengan metode perencanaan bisnis yang sistematis melalui pendekatan Business Model Canvas. Pemilihan mitra didasarkan pada hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa Desa Raci Kulon memiliki potensi ekonomi berupa fasilitas tambak yang belum dikelola secara optimal oleh warga.
Pelatihan disampaikan secara interaktif melalui pemaparan konsep yang dipadukan dengan praktik langsung. Sembilan elemen kunci BMC mulai dari segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hingga struktur biaya dan sumber pendapatan dijelaskan kepada peserta kemudian dipraktikkan langsung melalui pengisian lembar BMC berdasarkan gagasan usaha masing-masing.

Dua produk dihasilkan dari kegiatan ini, yaitu modul pelatihan dan lembar Business Model Canvas. Modul pelatihan disusun sebagai panduan yang dapat dipelajari kembali secara mandiri oleh anggota Karang Taruna terkait materi mindset kewirausahaan dan prosedur penyusunan BMC. Lembar BMC disiapkan sebagai alat bantu praktis yang dapat langsung diterapkan untuk menyusun rancangan model bisnis maupun mengevaluasi ide usaha yang sedang dikembangkan, termasuk dalam pengelolaan potensi tambak milik warga.
Kedua produk tersebut diserahkan kepada Karang Taruna Tunas Muda agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan baik sebagai referensi dalam menyusun BMC untuk rencana usaha baru maupun sebagai acuan dalam mengembangkan dan mengevaluasi model bisnis yang sudah berjalan.
Ketua Karang Taruna Tunas Muda yaitu Dhimas menyatakan bahwa pelatihan tersebut dirasakan sangat membantu mengingat desanya telah memiliki fasilitas tambak yang belum dikelola secara maksimal. Ia menyampaikan bahwa melalui BMC gambaran yang lebih jelas dalam menyusun bisnis serta pandangan ke depan untuk pengembangan usaha kini telah diperoleh.
“Wah, ini membantu sekali, Mas. Karena di sini kita sudah ada fasilitas tambak, tetapi belum bisa mengelolanya. Dengan BMC ini, kita bisa punya pandangan tentang menyusun bisnis dan mempunyai pandangan ke depannya,” ujar Dhimas.
Melalui kegiatan ini, semangat dan kesiapan wirausaha di kalangan pemuda Desa Raci Kulon diharapkan dapat tumbuh, sehingga inisiatif-inisiatif usaha baru yang berdaya saing dapat lahir dan berkontribusi terhadap perekonomian desa.
INFORMASI KEGIATAN
| Kegiatan | Pelatihan Pengembangan Mindset dan Perencanaan Bisnis melalui Business Model Canvas (BMC) |
| Pelaksana | Sub Kelompok 1, Kelompok KKN Reguler 26 UNTAG Surabaya |
| Sasaran | Karang Taruna Tunas Muda Desa Raci Kulon |
| Waktu | Minggu, 12 Juli 2026 |
| Tempat | Balai Desa Raci Kulon, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik |
| Produk Dihasilkan | Modul pelatihan dan lembar Business Model Canvas (BMC) |
| Penerapan Produk | Digunakan untuk menyusun BMC serta sebagai acuan prosedur penyusunan BMC oleh Karang Taruna |
Penulis: Febriyanti Artika Putri
Mahasiswa Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Kelompok PkM R26 Sub Kel 1











