Berita

Observasi Meteorologi, Kontribusi Mahasiswa Fisika dalam Magang BMKG Dhoho

Avatar photo
253
×

Observasi Meteorologi, Kontribusi Mahasiswa Fisika dalam Magang BMKG Dhoho

Sebarkan artikel ini
proses observasi  dan input data hasil observasi

Kediri, April 2025

[Kediri]-Awal Februari menjadi babak baru untuk salah satu mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Putri Catur Kusumaningtyas melaksanakan kegiatan belajar luar kampus. Kegiatan tersebut berupa Magang mandiri yang dilakukan di BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho, Kediri. Kegiatan magang direncanakan berjalan selama 4 bulan, terhitung mulai Februari hingga bulan Mei di bawah dampingan Dosen Dr. Nur Aini Fauziyah, S.Pd., M.Si., serta pembimbing lapangan Satria Kridha Nugraha, S.Tr., M.Si. Kegiatan ini menjadi proses pembelajaran yang penting untuk mahasiswa sebagai bentuk penerapan teori dalam ilmu praktis dan pengenalan lingkungan profesional.

Tujuan dari kegiatan magang di BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho ini, sebagai pengalaman praktis mahasiswa mengenai operasional kerja di BMKG khususnya dibidang Meteorologi. Selain operasional kerja, mahasiswa juga diajarkan mengenai prosedur kegiatan observasi yang nantinya akan diolah oleh tim sebagai publikasi meteorologi. “Untuk saat ini, mahasiswa masih difokuskan pada observasi, jika memungkinkan mahasiswa juga akan dilibatkan dalam forecast dan pengolahan data.” jelas Pendamping Lapangan, Satria Kridha. Pada magang ini, mahasiswa dilibatkan dalam observasi taman alat. Observasi taman alat mencakup aktivitas pengecekan suhu yang dilakukan dalam periode satu jam sekali, penakaran curah hujan yang dilakukan tiap 3 jam sekali, pengamatan barometer tekanan, kecepatan angin, serta pembacaan jarak pandang dan perawanan. Tidak hanya observasi taman alat, mahasiswa juga ikut serta dalam penginputan data observasi ke dalam database BMKG yang berupa Metar dan Sinoptik. Data observasi itulah yang nantinya akan diolah oleh tim forecast sebagai luaran publikasi umum mengenai perkiraan cuaca dan peringatan dini.
“Magang ini memberikan gambaran suasana kerja profesional yang tidak diperoleh perkuliahan. Selain itu, magang juga mengajarkan pentingnya kerja sama tim, disiplin waktu dan orientasi detail serta ketelitian. Luaran BMKG yang berupa publikasi umum sudah pastinya harus didukung oleh keadaan yang aktual dan faktual, dengan adanya mata kuliah termodinamika dan statistika cukup membuat dalam beradaptasi selama kegiatan observasi dan penginputan data.” Jelas Putri, sebagai peserta magang BMKG Stamet Kelas III Dhoho.

Program Magang yang dilakukan di BMKG ini selain memberikan pengalaman profesional kepada mahasiswa juga bentuk perwujudan nyata mahasiswa dalam kontribusi mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Poin ke-13 SDGs yang menjadi fokus dalam magang tersebut, Penanganan dan Perubahan Iklim. Dengan keikutsertaan mahasiswa dalam observasi meteorologi, dapat dikatakan sebagai bentuk kontribusi penyedia data publikasi cuaca harian.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id