Berita

Menggugah Kembali Teater Musikal di Indonesia: ‘Tidak Ada di Indonesia?’

Avatar photo
208
×

Menggugah Kembali Teater Musikal di Indonesia: ‘Tidak Ada di Indonesia?’

Sebarkan artikel ini

NEWSFEED.IDTeater musikal merupakan salah satu bentuk karya seni teater dengan penyajian pementasan yang lebih kompleks. Pertunjukan teater musikal memadukan akting, musik, dan tari dalam satu kesatuan pertunjukan seni yang utuh. Di negara-negara lain, teater musikal telah menjadi bagian penting dari budaya populer dan seni pertunjukan. Namun, di Indonesia, masih ada anggapan bahwa teater musikal belum hadir atau berkembang dengan baik. Pernyataan ini tentu saja menuai tanda tanya bagi sebagian orang. Hal ini dikarenakan pada kenyataannya, teater musikal di Indonesia sedang berjuang untuk bangkit dan mendapatkan tempatnya di hati masyarakat.

Teater musikal di Indonesia sebenarnya sudah mulai muncul sejak era 1960-an, dengan beberapa produksi lokal yang menggabungkan unsur musik dan tari dalam pementasan teater. Namun, perkembangan ini tidak sepesat di negara-negara Barat, karena berbagai faktor seperti kurangnya dukungan finansial, infrastruktur, dan pendidikan yang memadai di bidang ini.

Dalam beberapa minggu kebelakang, terdapat sebuah berita kontroversial yang beredar di internet, tentang pernyataan Marion Jola tentang absennya teater musikal di Indonesia. Pernyataan tersebut keluar saat Marion Jola mewawancarai pemain film musikal Wicked yaitu Jeff Golblum dan Jonathan Bailey, dimana ia mengatakan bahwa masyarakat Indonesia tidak mengetahui film musikal Wicked, karena di Indonesia tidak ada teater musik karena dianggap tidak populer.

Video interview yang di unggah di laman YouTube UIP Movies Indonesia pun menarik perhatian netizen indonesia. Entah karena gugup atau hal yang lain, banyak netizen berkomentar bahwa Marion Jola dinilai kurang melakukan riset tentang teater musikal di Indonesia. 

Nyatanya, ada banyak loh teater musikal di Indonesia. Berikut adalah 4 teater musikal yang ada di Indonesia:

  1. Festival Musikal Indonesia oleh Ciputra Artpreneur yang diadakan pada 25 – 27 Oktober 2024 lalu di Jakarta.
  2. Interaksi oleh Jakarta Movin yang diadakan pada 16 – 25 Agustus 2024 lalu di Graha Bakthi Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta
  3. Musikal Keluarga Cemara yang diadakan pada 21 Juni – 14 Juli 2024 lalu di Ciputra Artpreneur
  4. Dangdut Musikal: Kukejar Kau Sayang oleh Aulion yang diadakan pada 29 – 30 November dan 1 Desember 2024 lalu di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta

Teater musikal di Indonesia tidak hanya berkembang di skala profesional, tetapi juga di tingkat akademik, seperti yang dibuktikan oleh kami, mahasiswa Universitas Airlangga. Salah satu contoh nyata adalah teater musikal berskala organisasi mahasiswa yang digagas oleh mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Airlangga yang biasa disebut ENITE (English Night). Acara tahunan ini digelar pada 2 Desember 2024 di gedung kesenian Cakdurasim kemarin dengan konsep yang unik, yaitu menggunakan dialog sepenuhnya dalam bahasa Inggris dan membawakan cerita romantis yang berjudul Ellipsis. Tidak hanya itu, seluruh panitia dan pemainnya adalah mahasiswa dari program studi tersebut, menampilkan sinergi luar biasa antara bakat seni, kreativitas, dan kerja sama tim.

Kesuksesan acara ini terlihat dari antusiasme penonton yang memenuhi gedung pertunjukan, serta mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dosen dan alumni. Bahkan, lagu-lagu orisinil dari teater musikal ini telah dirilis di berbagai platform streaming musik seperti Spotify dan Apple Music, yang semakin memperkuat eksistensi mereka di dunia seni pertunjukan. Hal ini membuktikan bahwa teater musikal di Indonesia sangat beragam, dengan berbagai gaya dan tema yang bisa dikembangkan, termasuk karya-karya yang lahir dari institusi pendidikan.

Agar teater musikal dapat tumbuh lebih kuat di Indonesia, diperlukan upaya yang terorganisir dan berkelanjutan dari berbagai pihak. Salah satu langkah penting adalah peningkatan pendidikan dan pelatihan di bidang teater musikal. Institusi seni, baik formal maupun informal, perlu mengintegrasikan program pelatihan yang mencakup keterampilan akting, vokal, koreografi, dan manajemen produksi teater musikal. Dengan dukungan ini, akan muncul generasi baru seniman yang tidak hanya berbakat tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang seni pertunjukan ini.

Selain pendidikan, dukungan dari pemerintah dan sektor swasta juga menjadi kunci keberhasilan. Investasi yang diarahkan pada penyediaan fasilitas produksi, seperti gedung teater dengan teknologi panggung mutakhir, serta dukungan finansial untuk produksi dan promosi, dapat membantu mendorong lahirnya lebih banyak pertunjukan berkualitas. Tidak hanya itu, promosi yang masif dan edukasi publik tentang nilai seni teater musikal juga perlu digalakkan untuk mengubah pandangan bahwa seni ini adalah sesuatu yang eksklusif atau tidak relevan bagi masyarakat Indonesia.

Dengan semua upaya ini, teater musikal di Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi lebih dari sekadar bentuk hiburan. Ia dapat menjadi medium yang efektif untuk menyampaikan cerita, mengekspresikan budaya, dan memperkaya industri seni pertunjukan di tanah air. Perjalanan ini memang membutuhkan komitmen, tetapi potensi yang ada menunjukkan bahwa masa depan teater musikal Indonesia sangat menjanjikan.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id