BeritaPendidikan

Mahasiswa KKN UNDIP Wujudkan Pemetaan Administratif Desa Joton yang Lebih Akurat

Avatar photo
252
×

Mahasiswa KKN UNDIP Wujudkan Pemetaan Administratif Desa Joton yang Lebih Akurat

Sebarkan artikel ini
Penyerahan Peta Batas Administrasi Desa Joton oleh mahasiswi KKN UNDIP, Ranisa Rahma Setiabudi, Kamis (30/01/2025) (foto: dok KKN)

NEWSFEED.ID, KLATEN — Kurangnya data geospasial yang akurat sering menjadi kendala dalam perencanaan pembangunan di tingkat desa. Menyadari pentingnya informasi batas administrasi yang jelas, mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 1 Universitas Diponegoro (UNDIP) 2025 melakukan pemetaan batas administrasi Desa Joton.

Pelaksanaan pemetaan diawali dengan survei lapangan untuk mengumpulkan data koordinat batas wilayah desa secara langsung. Ranisa Rahma Setiabudi bekerja sama dengan perangkat desa guna memastikan keakuratan batas administrasi berdasarkan dokumen resmi serta kesepakatan antar desa yang berbatasan langsung dengan Desa Joton.

Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan dikompilasi menjadi peta administratif yang dapat menjadi acuan dalam berbagai aspek pembangunan.

Survei Lapangan untuk Pengumpulan Data Koordinat Batas Wilayah oleh Mahasiswi KKN UNDIP (foto: dok KKN)

Pemaparan hasil pemetaan yang dilakukan oleh mahasiswi KKN UNDIP berlangsung di Balai Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Kamis (30/01/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Joton, Bapak Aris Gunawan, S.T., serta perangkat desa lainnya.

Peta Batas Administrasi Desa Joton yang dibuat oleh Mahasiswi KKN UNDIP.

Ranisa menjelaskan secara rinci proses pemetaan yang telah dilakukan serta manfaat dari peta batas administrasi yang dihasilkan. “Peta ini merupakan upaya peningkatan akurasi dan memperbarui batas administrasi karena Desa Joton termasuk dalam wilayah yang terdampak pembangunan tol Solo – Yogyakarta” ujarnya.

Dalam penyampaian hasil petanya, Ranisa menjelaskan bahwa Desa Joton memiliki luas wilayah sebesar 205,9052 hektar, yang secara administrative terdiri dari 14 Dukuh, 9 Rukun Warga (RW), dan 21 Rukun Tetangga (RT).

Pemerintah Desa Joton menyambut baik program yang diinisiasi oleh Ranisa Rahma Setiabudi ini. Peta batas administrasi yang telah dibuat diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam proses perencanaan tata ruang, pendataan kependudukan, hingga pengelolaan aset desa. Dengan adanya pemetaan ini, Desa Joton dapat lebih optimal dalam penyediaan layanan publik serta pengambilan keputusan berbasis data yang lebih presisi.

Demikian informasi mengenai mahasiswi KKN UNDIP mengadakan pembuatan peta batas administrasi Desa Joton. Semoga bermanfaat.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id