NEWSFEED.ID — Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Penyakit ini sering dikaitkan penyebabnya dengan faktor genetik dan keturunan, di mana keluarga yang memiliki riwayat diabetes meningkatkan risiko seseorang atau keturunannya mengalami diabetes juga. Benar bahwa faktor keturunan memang berperan dalam risiko penyakit ini, tetapi faktor keturunan atau riwayat keluarga hanya meningkatkan risiko, bukan menjamin seseorang atau keturunannya akan terkena diabetes.
Padahal faktor gaya hidup yang tidak sehat juga sangat berisiko terhadap diabetes. Gaya hidup yang tidak sehat seperti pola makan yang tidak sehat, mengonsumsi makanan dan minuman yang tinggi gula dan lemak, serta kurangnya aktivitas fisik seperti berolahraga, gaya hidup yang seperti ini justru sangat berisiko terhadap seseorang terkena penyakit diabetes, bahkan diabetes lebih berisiko karena faktor gaya hidup daripada faktor keturunan.
Faktor gaya hidup yang tidak sehat juga bisa menyebabkan meningkatnya risiko resisten insulin. Resisten insulin merupakan kondisi di mana tubuh kita mulai kesulitan menggunakan insulin dengan efektif untuk mengatur gula darah. Jadi, selain faktor keturunan dan gaya hidup yang tidak sehat, hormon insulin juga berperan dalam mengatur kadar gula darah. Diabetes bisa terjadi ketika tubuh kita tidak menghasilkan insulin yang cukup yang membuat gula tidak bisa masuk ke dalam sel-sel untuk digunakan sebagai energi di tubuh kita. Karena hal ini maka gula atau glukosa ini menumpuk di dalam darah.
Penulis: Rintang Yolanda











