BeritaPendidikan

Tuntaskan Hafalan 30 Juz Al-Qur’an, 5 Santri SMAS Unggul Ar-Rahman Perkuat Komitmen Program Tahfidz

Avatar photo
124
×

Tuntaskan Hafalan 30 Juz Al-Qur’an, 5 Santri SMAS Unggul Ar-Rahman Perkuat Komitmen Program Tahfidz

Sebarkan artikel ini
1001489961
5 Santri Penghafal Al Qur'an 30 Juz bersama Koordinator Program Tahfidz Pesantren Ar-Rahman Sukabumi, Umi Lina Yuliana, S.Pd. (Dok. Istimewa)

NEWSFEED.ID, Sukabumi – Komitmen SMAS Unggul Ar-Rahman dalam mencetak generasi Qur’ani kembali membuahkan hasil membanggakan. Sebanyak tiga santri berhasil menuntaskan hafalan 30 Juz Al-Qur’an, menegaskan konsistensi Program Tahfidz Al-Qur’an sebagai salah satu program unggulan di Pesantren Ar-Rahman Sukabumi.

Diantara hafidz-hafidzah 30 Juz adalah:

1. Yahya Abdullah Aufa – Kelas X

2. Giantika Nurul Aulia Permana – Kelas XI

3. Aisya Alia Mufida – XI

4. Muhammad Emir Ismail – Kelas XII

5. Ranti Aulia Mecha – XII

Pencapaian ini bukan sekadar prestasi individu, melainkan bukti nyata dari sistem pembinaan tahfidz yang terstruktur, berkelanjutan, dan dibimbing langsung oleh Tim Tahfidz Pesantren Ar-Rahman. Proses hafalan dilakukan secara bertahap melalui setoran rutin, muraja’ah intensif, serta pendampingan adab dan kedisiplinan santri.

Koordinator Tahfidz SMAS Unggul Ar-Rahman, Umi Lina Yuliana, S.Pd, menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri yang telah menuntaskan hafalan 30 Juz Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, capaian ini adalah buah dari kesungguhan santri dalam menjaga niat, kedisiplinan dalam setoran, serta konsistensi muraja’ah yang terus kami dampingi setiap hari. Menghafal Al-Qur’an bukan proses instan, tetapi perjalanan panjang yang membutuhkan kesabaran dan keistiqamahan,” ujar Umi Lina.

Ia menegaskan bahwa Program Tahfidz Al-Qur’an di SMAS Unggul Ar-Rahman tidak hanya berorientasi pada jumlah hafalan, tetapi juga pada kualitas bacaan, pemahaman adab, serta pembentukan karakter santri.

“Kami berikhtiar agar para santri tidak hanya menjadi penghafal, tetapi juga mampu menjaga hafalannya dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Inilah ruh utama dari program tahfidz di Pesantren Ar-Rahman,” tambahnya.

Umi Lina berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus mencintai Al-Qur’an dan berjuang dalam menjaga hafalan.

“Semoga Allah menjaga hafalan para santri, menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya dalam hidup mereka, serta memudahkan langkah kami untuk terus mencetak hafidz dan hafidzah setiap tahunnya,” pungkasnya.***

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id