NEWSFEED.ID — Monosodium glutamat, atau yang lebih akrab kita panggil MSG alias “micin”, emang selalu jadi bahan obrolan seru di mana-mana. Ada yang mengatakan micin ini bikin masakan dari biasa aja jadi super lezat. Tapi, ada juga yang mengatakan bahwa micin bisa bikin kecerdasan otak menurun.
Jadi, apa sih MSG itu? Secara ilmiah, MSG itu garam natrium dari asam glutamat, semacam asam amino yang udah ada di tubuh kita. Bukan cuma di tubuh, tetapi juga di makanan seperti tomat, keju, atau daging. Glutamat bertugas penting di otak, yaitu membantu neuron agar kita bisa mikir jernih, belajar, dan lain-lain. Tapi, ada isu yang bikin orang takut, katanya kalau glutamat kebanyakan, neuron di otak bisa kegirangan sendiri, trus rusak atau mati. Serem, tapi, apa iya micin di seporsi makanan bisa mengakibatkan neuron di otak mati?
Jumlah konsumsi aman MSG perhari adalah sekitar 30 mg/kg berat badan. Hingga saat ini juga belum ditemukan bukti kuat bahwa konsumsi MSG dalam porsi normal sehari-hari bisa merusak otak atau bikin kita susah mikir. Tapi, cerita-cerita orang sekitar soal sakit kepala, kesemutan, atau badan nggak enak setelah makan makanan yang ber-MSG masih sering terdengar.
MSG dapat diibaratkan seperti pisau bermata dua. Dalam jumlah sedikit, MSG dapat memberikan cita rasa lebih enak pada makanan. Tapi, kalau kebanyakan, tentu saja MSG menjadi penyedap rasa yang tidak sehat. Sesuatu yang dikonsumsi ataupun dilakukan secara berlebihan tentulah tidak baik. Micin itu bukan musuh, tapi jangan juga jadi sahabat tiap hari. . Oleh karena itu, ayo mulai bijak dalam memilah makanan yang akan dikonsumsi.
Penulis: Cindy Indira Faizah











