NEWSFEED.ID, PEKALONGAN — Dalam rangka meningkatkan minat baca dan kesadaran kesehatan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) di Kelurahan Pringrejo, Pekalongan Barat, melaksanakan program kerja Pengelolaan Buku dan Media Edukasi Kesehatan. Program ini bertujuan untuk mengembangkan Taman Baca Masyarakat (TBM) sebagai pusat informasi dan edukasi yang berfokus pada kesehatan.
Mahasiswa KKN UNDIP di Kelurahan Pringrejo, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, menggagas program Pengelolaan Buku dan Media Edukasi Kesehatan sebagai bagian dari komitmen mereka dalam meningkatkan literasi dan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan. Program ini berfokus pada pengelolaan koleksi buku di TBM Ceria RW 06 Kelurahan Pringrejo dan pengadaan media edukasi kesehatan yang dapat diakses oleh semua kalangan, terutama anak-anak dan remaja.
Ahmad Naufal Haidar, mahasiswa Administrasi Bisnis UNDIP, menjelaskan bahwa TBM Ceria tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga dapat menjadi pusat edukasi kesehatan bagi masyarakat.
“Kami melihat potensi besar dari TBM sebagai media edukasi. Oleh karena itu, kami mengelola buku-buku yang tersedia dan menambahkan media edukasi kesehatan agar warga dapat lebih mudah mendapatkan informasi yang berguna,” ujarnya.
Program dimulai dengan melakukan inventarisasi dan klasifikasi buku yang tersedia di TBM. Mahasiswa KKN UNDIP melakukan pengelompokan buku Program dimulai dengan melakukan inventarisasi dan klasifikasi buku yang tersedia di TBM. Mahasiswa KKN UNDIP melakukan pengelompokan buku, terutama buku-buku kiriman dari Perpusnas yang masih belum diinput datanya.
“Ada kiriman sekitar 1000 buku dari perpusnas, dan kami sangat kewalahan dalam mengolah dan menginput datanya, saya harap dengan adanya sedikit bantuan dari mahasiswa KKN UNDIP ini, kami bisa terbantu dalam mengelola buku-buku tersebut.”, ujar bu Mailis, pengelola TBM Ceria di RW 06 Kelurahan Pringrejo.

Selain itu, mahasiswa juga menambahkan media edukasi kesehatan berupa poster dan sticker yang berisi informasi penting tentang kesehatan, seperti pola hidup sehat, pentingnya menjaga kebersihan, dan mencintai tubuh agar terhindar dari penyakit. Media ini diserahkan kepada pengelola agar dapat difungsikan di kegiatan yang berlangsung di TBM.
“TBM ini bukan hanya untuk membaca buku, tetapi juga tempat belajar bersama. Kami ingin program ini tetap berjalan setelah masa KKN selesai, sehingga kami juga melibatkan masyarakat untuk mengelola TBM secara berkelanjutan,” jelas Ahmad Naufal Haidar.
Program Pengelolaan Buku dan Media Edukasi Kesehatan ini menjadi salah satu kontribusi nyata mahasiswa KKN UNDIP dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui literasi dan pengetahuan kesehatan. Dengan adanya program ini, diharapkan warga Kelurahan Pringrejo semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan terus memanfaatkan TBM sebagai pusat edukasi yang berguna.











