Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo (7 Februari 2025) – Dalam rangka menyelesaikan permasalahan minimnya literasi mengenai postur duduk yang benar Wendia Sandi Peratama, mahasiswa Universitas Diponegoro jurusan Teknik Industri, menghadirkan program kerja keilmuan dengan mengadakan penyuluhan duduk ergonomis yang bertujuan untuk mencegah skoliosis dan musculoskeletal disorders (MSDs). Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, pada Jumat, 7 Februari 2025, dengan sasaran ibu-ibu PKK sebanyak 70 orang sebagai edukator dalam sebuah keluarga.
Dalam penyuluhan ini, Wendia Sandi Peratama menjelaskan bahwa postur duduk yang tidak ergonomis dapat menyebabkan masalah kesehatan tulang dan otot dalam jangka panjang, terutama bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Skoliosis atau kelainan tulang belakang serta gangguan otot akibat kebiasaan duduk yang salah sering kali tidak disadari sejak dini. Oleh karena itu, edukasi mengenai postur duduk yang benar menjadi sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Metode penyuluhan dilakukan secara lisan dan melalui infografis yang disebarkan dalam bentuk brosur edukatif. Materi yang disampaikan mencakup cara duduk yang benar, posisi tubuh yang ideal saat belajar atau bekerja, serta dampak negatif dari kebiasaan duduk yang salah. Para peserta juga diberikan contoh langsung mengenai postur duduk yang benar, sehingga mereka dapat memahami dan menerapkannya dengan lebih mudah.
Program ini mendapat respons positif dari ibu-ibu PKK Desa Sidorejo, yang menyatakan bahwa penyuluhan ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya ergonomi dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan, dengan adanya edukasi ini, para peserta dapat menyebarkan informasi yang didapat kepada keluarga mereka, sehingga kebiasaan duduk yang benar dapat diterapkan sejak dini dan membantu mencegah permasalahan skoliosis serta gangguan otot di masa mendatang.
Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id