BeritaKuliah Kerja Nyata

Jaga Kelestarian Air dan Tanah, Mahasiswa KKN UNS Kenalkan Inovasi Lubang Resapan Biopori Sederhana

Avatar photo
131
×

Jaga Kelestarian Air dan Tanah, Mahasiswa KKN UNS Kenalkan Inovasi Lubang Resapan Biopori Sederhana

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN UNS Kelompok 103 memberikan sosialisasi kepada warga Dukuh Dimoro tentang manfaat lubang resapan biopori dalam meningkatkan daya serap air tanah.

NEWSFEED.ID, SUKOHARJOMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 103 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan program kerja penanaman lubang resapan biopori di Desa Klaseman. Program kerja ini berangkat dari keresahan akan masih sedikitnya zona penyerapan air di salah satu dukuh yang ada di Desa Klaseman yaitu, Dukuh Dimoro.

Herlin Angelina Anggun Permatasari, mahasiswa Program Studi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UNS, selaku penanggung jawab program kerja ini menjelaskan bahwa kegiatan penanaman biopori ini merupakan salah satu perwujudan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 6 yaitu Air Bersih dan Sanitasi Layak, karena biopori mampu meningkatkan resapan air ke dalam tanah, mengurangi genangan, dan mencegah hal banjir.

Hal ini berkontribusi pada pengelolaan air yang berkelanjutan. Tidak hanya itu saja penanaman biopori juga sejalan dengan SDGs nomor 15 yaitu Ekosistem Daratan. Biopori mendung keberlanjutan ekosistem daratan dengan menjaga kesuburan tanah dan membantu konservasi air tanah.

Mahasiswa KKN UNS melakukan proses pengeboran tanah sebagai langkah awal pembuatan lubang resapan biopori.

Program kerja diawali dengan pelaksanaan sosialisasi terhadap warga Dukuh Dimoro yang diselenggarakan pada hari Sabtu, tanggal 8 Februari 2025. Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa KKN 103 UNS menyampaikan materi terkait pentingnya keberadaan lubang resapan biopori dan berbagai manfaat yang dapat diperoleh dari adanya inovasi sederhana tersebut.

Sosialisasi berjalan dengan sangat baik, antusiasme warga Dukuh Dimoro dapat dilihat dari keterbukaan dan kesediaan mereka dalam menyediakan lahan mereka untuk ditanami lubang resapan biopori.

Setelah sosialisasi, kegiatan berikutnya adalah pelaksanaan penanaman lubang resapan biopori yang dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 12 Februari 2025.

Terdapat lima lokasi dengan total sepuluh titik tanam yang terpilih untuk ditanami lubang resapan biopori. Kegiatan ini berlangsung lancar dari awal hingga akhir berkat kerja sama warga Dukuh Dimoro serta dukungan penuh dari Kepala Desa Klaseman, Ketua RT, dan Ketua RW setempat.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id