OpiniPendidikan

Bahaya Memanaskan Makanan Berulang Kali: Jenis Makanan dan Cara Aman Menyimpannya

Avatar photo
48
×

Bahaya Memanaskan Makanan Berulang Kali: Jenis Makanan dan Cara Aman Menyimpannya

Sebarkan artikel ini

NEWSFEED.ID, Surabaya — Sering kali kita jumpai, jika kita membeli makanan dan ternyata makanan itu masih tersisa banyak. Ada kemungkinan di keesokan harinya makanan itu akan kita hangatkan lagi, jika masih ada sisa, di hangatkan lagi, dan hal ini akan terus-menerus terjadi hingga makanan itu habis.

Sebenarnya ini cara yang praktis dan hemat, apalagi untuk kalangan mahasiswa. Tapi tahukah kamu bahwa kebiasaan seperti ini dapat berdampak buruk bagi Kesehatan? Jika Anda ingin tahu, yuk Simak Bersama-sama!

Ini Adalah beberapa alasaan mengapa menghangatkan makanan dalam skala berulang dapat berdampak buruk bagi Kesehatan:

1. Hilangnya Kandungan Zat Gizi

Walaupun makanan yang Anda hangatkan di siang hari baru Anda masak di pagi hari, tetap saja menghangatkan makanan tersebut membuat kandungan zat gizinya berkurang. Apalagi jika makanan tersebut Adalah sayuran. Alih-alih bermanfaat, Anda justru berisiko kekurangan vitamin karena hilangnya zat gizi yang Anda makan, contoh vitamin yang bisa hilang pada sayuran Adalah vitamin C dan B.

Bayangkan saja sayuran yang awalnya memiliki banyak kandungan gizi dan memiliki manfaat signifikan pada Kesehatan, malah menjadi sumber penyakit hanya karena di hangatkan terus-menerus.

2. Keracunan Makanan

Salah satu penyebab terjadinya keracunan makanan yaitu perkembangbiakan bakteri yang dapat terjadi jika makanan di hangatkan terus-menerus. Jika berada pada suhu yang tidak tepat, proses ini malah akan menghasilkan spora yang bersifat racun. Bakteri itu dapat mudah berkembang pada suhu 5 – 60 °C, dan salah satu bakteri yang sering kali mengakibatkan keracunan adalah Clostridium botulinum.

3. Menimbulkan Masalah Pencernaan

Gangguan pada sistem pencernaan bisa menjadi salah satu alasan berbahaya menghangatkan makanan secara berulang. Perlu Anda ketahui tidak semua jenis makanan aman dihangatkan berkali-kali, terutama yang tinggi protein. Protein dalam makanan yang sudah dimasak bisa berubah secara signifikan saat makanan dipanaskan lagi setelah disimpan di lemari es. Panas berulang bisa membuat protein mengalami perubahan kimia, seperti oksidasi asam amino dan nitrogen, yang ternyata bisa mengganggu saluran cerna kita.(Ramadhany,2022)

Berikut adalah makanan yang paling berisiko jika dihangatkan berulang kali:

Sebuah gambar berisi sayuran, Sayur daun, Sayuran silangan, menghasilkan Konten yang dihasilkan AI mungkin salah.
Gambar berisikan beberapa jenis sayuran. Dok: gstatic.com

1. Sayuran Berdaun Hijau dan Sayuran dengan Kandungan Nitrat Tinggi

Contohnya seperti sayur bayam, kale, wortel, lobak, seledri, dll. sayur-sayur tersebut mengandung nitrat yang dapat berubah menjadi nitrit lalu berubah menjadi nitrosamin ketika dipanaskan ulang.

Nitrosamin sendiri berpotensi menyebabkan kanker dan sangat mempengaruhi kemampuan tutbuh dalam membawa oksigen.

2. Nasi

Nasi yang dibiarkan di suhu ruangan terlalu lama sebelum dipanaskan ulang, dapat membuat bakteri bacillus cereus berkembang biak. Yang mana bakteri ini dapat membentuk spora yang bersifat toksik dan tahan panas. Oleh karena itu simpan nasi yang tidak habis dalam wadah tertutup di lemari es.

3. Jamur

Ketika jamur dihangatkan ulang teksturnya akan menjadi lembek dan rasanya menjadi tawar. Selain itu, jika Anda memasak jamur yang tidak disimpan dengan baik akan menyebabkan gangguan pencernaan dan produksi toksin seperti nitrogen oksida, yang berbahaya pada kesehatan.

4. Ayam

Struktur protein dari ayam bisa rusak jika dihangatkan berulang kali. Masalah pencernaan juga dapat timbul dikarenakan protein yang rusak, dan menyebabkan dire, mula, atau kembung. Parahnya lagi, jika ayam tidak dihangatkan dengan benar, dapat terkontaminasi dengan bakteri seperti Salmonella dan Campylobacter.(Fraymaytika,2025)

Akan tetapi Anda bisa mencegah dampak buruk dari makanan yang dihangatkan berulang kali dengan cara menyimpannya dengan baik. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk menyimpan sisa makanan yang tidak habis:

  • Memastikan Bahwa Suhu Kulkas Sudah Cukup Dingin

Langkah ini sangat penting karena tidak semua kulkas dan freezer memenuhi standar suhu untuk menyimpan makanan yang tersisa. Di sarankan suhu yang baik untuk kulkas adalah sekitar 4 – 5 derajat Celsius, sedangkan u tuk freezer ada pada angka -18 derajat Celsius.

  • Menggunakan Wadah yang Sesuai

Gunakan wadah yang bersih, tertutup, dan kedap udara. Pastikan wadah tersebut memiliki keterangan food grade yang artinya mana untuk menyimpan sisa makanan. Jangan sampai ada ruang udara antara satu wadah makanan dengan wadah lain. Supaya suhu dingin dapat mencapai makan Anda dengan mudah.

  • Sisihkan Makanan Sisa dengan Cara yang Tepat

Jika Anda membeli makanan dengan porsi besar dan tidak yakin bisa menghabiskannya, coba sisihkan sebagiannya terlebih dahulu. Karena makanan yang sudah mengenai alat makan biasanya lebih mudah basi dan berbau.

Setelah memahami cara menyimpan makanan sisa dengan baik, selanjutnya Adalah bagaimana cara menghangatkannya dengan baik, berikut Langkah-langkahnya:

  • Cairkan Makanan yang Disimpan di dalam Freezer

Jika Anda memanaskan makanan beku akan membutuhkan waktu yang lebih lama, dan itu akan membuat kandungan gizi yang ada di dalam makanan tersebut berkurang. Cara yang bisa Anda guanakn Adalah memindahkan makanan tersebut ke kulkas dan didiamkan selama beberapa jam, atau letakkan wadah yang berisi makanan itu di atas baskom berisi air.

  • Gunakan Alat yang Tepat untuk Memanaskan Makanan Sisa

Anda harus menghindari penggunaan alat masak yang memakan waktu. Contohnya panaskan makanaa menggunakan microwave dengan suhu tinggi, agar lebih cepat panas. Jika makanannya berkuah, gunakanlah panci yang mudah panas. Intinya pastikan suhu alat masak sudah cukup panas supaya makanan tersebut tidak terlalu lama beradi di dalam suhu ruang.(Hapsari,2021)

Penting untuk diingat bahwa meskipun terlihat sebagai kebiasaan sepele, memanaskan makanan secara berulang kali dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Perubahan struktur nutrisi, risiko pertumbuhan bakteri, hingga terbentuknya senyawa berbahaya bisa terjadi tanpa kita sadari hanya karena kebiasaan ini. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mulai lebih bijak dalam mengelola makanan sisa, baik dalam cara menyimpannya maupun saat mengonsumsinya kembali.

Jangan ragu untuk membuang makanan yang sudah tidak layak, daripada mempertaruhkan kesehatan hanya demi menghindari pemborosan. Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan? Mengelola makanan dengan benar adalah bagian dari gaya hidup sehat yang bisa dimulai dari dapur kita sendiri.

Referensi:

  1. Ramadhany, D. R. (2022, December 2). Bahaya Memanaskan Makanan Terlalu Sering, Bisa Bikin Keracunan. Hello Sehat. https://hellosehat.com/nutrisi/tips-makan-sehat/zat-gizi-makanan-hilang-dihangatkan/#goog_rewarded
  2. Fraymaytika, A. (2021, April 14). 11 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Ulang. Tirta Medical Centre. https://tirta.co.id/artikel/makanan-yang-tidak-boleh-dipanaskan-ulang/
  3. Hapsari, A. (2021, April 9). Cara Menyimpan dan Memanaskan Sisa Makanan di Rumah. Hello Sehat. https://hellosehat.com/nutrisi/tips-makan-sehat/menyimpan-dan-memanaskan-makanan-sisa/

Penulis: Istighfarin Jazilah Raihanah, Mahasiswi Universitas Airlangga

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id