KLATEN – Mahasiswa KKN Tim 1 Universitas Diponegoro di Desa Karangdukuh, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, telah berhasil melaksanakan salah satu program kerja unggulannya, yaitu “Pembuatan Infografis Profil Desa”. Puncak kegiatan ini ditandai dengan sosialisasi serta pemasangan banner MMT berbasis Infografis yang dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Balai Desa Karangdukuh.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, Ketua RT dan RW, perwakilan Ibu-ibu PKK, serta anggota Karang Taruna desa setempat. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi yang disajikan dalam infografis dapat tersampaikan dengan tepat kepada seluruh lapisan warga.
Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan desa akan media informasi yang lebih komunikatif. Melalui infografis ini, data profil desa yang sebelumnya bersifat administratif diubah menjadi visualisasi yang informatif dan menarik. Mahasiswa memetakan berbagai aspek penting desa, mulai dari batas wilayah, sarana transportasi, hingga titik kumpul evakuasi bencana.
Selain data dasar, fokus utama dalam infografis ini adalah penonjolan potensi lokal. Mahasiswa berhasil mengidentifikasi dan memetakan sejumlah titik UMKM unggulan seperti Kripik Bu Hani, Ochaa Gallery Kulit, Nasgor Seafood Pakde, Kripik Paru & Tempe, Srabi Solo Aroma, dan Kedai Cemal Cemil. Tidak hanya ekonomi, aspek budaya dan religi seperti Pesantren Joglo Alit dan Peninggalan Makam sejarah juga turut divisualisasikan sebagai bagian dari identitas Desa Karangdukuh.
Respon dari pihak desa sangat positif. Perangkat desa menilai bahwa infografis ini sangat membantu dalam memperkenalkan “wajah” Karangdukuh kepada tamu luar maupun investor, sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga yang usahanya tercantum dalam peta potensi tersebut. Hal ini sejalan dengan visi program yang mengusung tema “Alam Lestari, Desa Berdaya”.
Dengan terlaksananya pemasangan banner MMT Infografis, diharapkan terjadi peningkatan literasi data di tingkat desa serta penguatan promosi potensi lokal secara berkelanjutan. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan sesi diskusi ringan mengenai pengembangan potensi desa ke depan dan dokumentasi bersama seluruh peserta yang hadir.











