BeritaPendidikan

Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia, Mahasiswa KKN-T Undip dan Kader Posyandu Gelar Aksi Sehat di Desa Mranggen

Avatar photo
134
×

Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia, Mahasiswa KKN-T Undip dan Kader Posyandu Gelar Aksi Sehat di Desa Mranggen

Sebarkan artikel ini
Sumber: Dokumentasi Pribadi.

NEWSFEED.ID, Demak Guna mewujudkan lansia yang sehat dan mandiri, Mahasiswa KKNT Tim 37 Undip berkolaborasi dengan Posyandu Desa Mranggen menggelar paket layanan kesehatan lengkap. Kegiatan meliputi senam bersama, cek kesehatan gratis, pembagian PMT, hingga edukasi gizi seimbang yang diikuti antusias oleh warga lansia.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tim 37 UNDIP 2026 menyelenggarakan kegiatan Senam, Cek Kesehatan Gratis, Pemberian PMT, serta Edukasi terkait gizi seimbang pada Rabu (21/01), mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB. Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Mahasiswa KKNT dengan kader posyandu lansia ini dilaksanakan di salah satu rumah kader yang terletak di Jl. Kauman I, Desa Mranggen.

Rangkaian acara dibuka dengan senam lansia bersama, dipandu oleh Bu Diana selaku Bidan Puskesmas serta beberapa kader dan mahasiswa KKNT lainnya. Setelah itu, para lansia melakukan registrasi untuk pemeriksaan kesehatan gratis. Para lansia akan dipanggil sesuai dengan urutan, kemudian dilakukan pengukuran tinggi, berat badan, serta perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT). Selanjutnya, terdapat pengukuran tekanan darah dan suhu tubuh, dilanjutkan dengan pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Setelah melakukan pengecekan, lansia diarahkan ke Bidan untuk menunjukkan hasil pemeriksaan serta melakukan konsultasi kesehatan.

Sumber: Dokumentasi Pribadi

Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, sebanyak 60 warga yang mengikuti senam dan cek kesehatan adalah warga Desa Mranggen dengan usia 40-77 tahun. Hasil menunjukkan bahwa 47 % peserta Obesitas, 23% peserta Gemuk, 27% peserta Normal dan 4% peserta Kurus, 12% peserta mengalami diabetes, 8% peserta mengalami Asam Urat dan 33% peserta mengalami (hiperkolesterolemia).

Dengan persentase tersebut, pemerintah dapat menjadikannya sebagai langkah awal untuk intervensi lebih lanjut, baik dalam bentuk sosialisasi, tindakan preventif untuk lansia yang berisiko tinggi, serta pelibatan kader kesehatan desa untuk melaksanakan program berkelanjutan yang dapat menjaga kesinambungan masyarakat lansia di Desa Mranggen.

Tidak hanya senam dan cek kesehatan, kegiatan yang berhasil melayani ± 60 lansia ini ditutup dengan konsultasi terkait kebutuhan gizi tiap lansia serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan pemberian leaflet berupa informasi makanan bergizi beserta dengan resep pembuatannya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap edukasi yang diberikan, kegiatan dilanjutkan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu kedelai serta puding/jelly yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi lansia. Selain itu, para lansia juga menerima leaflet edukatif yang berisi informasi mengenai makanan bergizi, panduan pola makan sehat untuk penderita hipertensi dan diabetes, serta contoh resep PMT sederhana yang mudah dibuat di rumah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya lansia untuk menjaga kesehatan guna investasi diri jangka panjang. Program senam dan pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa untuk membangun desa sehat dan tangguh bencana.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id