NEWSFEED.ID, Semarang — Pada tanggal 12 September 2025, Kelompok 21 KKN Tematik Universitas PGRI Semarang yang bertugas di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, melaksanakan program kerja berupa pendampingan pembuatan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) bagi pelaku UMKM lokal.
Program ini berfokus pada UMKM yang memproduksi berbagai olahan berbahan dasar susu, seperti es krim susu, permen susu, dan kerupuk susu, yang menjadi salah satu produk unggulan Desa Kalisidi. Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diberikan pendampingan dalam proses pendaftaran, pembuatan, hingga penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran digital.

Tujuan utama kegiatan ini adalah membantu UMKM Desa Kalisidi agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi digital, memperluas jangkauan pemasaran, dan mempermudah transaksi non-tunai yang lebih praktis, cepat, dan aman.
Dengan adanya QRIS, diharapkan produk olahan susu khas Desa Kalisidi dapat lebih mudah dipasarkan, tidak hanya secara langsung, tetapi juga melalui platform digital.
Kegiatan ini disambut baik oleh para pelaku UMKM karena dirasakan sangat bermanfaat dalam mendukung pengembangan usaha mereka. Selain memudahkan proses transaksi, penggunaan QRIS juga menambah nilai modernisasi usaha, sehingga lebih menarik minat konsumen, khususnya generasi muda yang terbiasa menggunakan pembayaran digital.
Melalui program ini, KKN Tematik Universitas PGRI Semarang Kelompok 21 berkomitmen untuk terus mendukung UMKM lokal dalam meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Kalisidi.











